PKB Wanti Kader, Berikut Paparan Umi Rifdiawaty

Parpol harus mampu menunjukkan mekanisme dan pola kerja demokratis dalam mengelola organisasinya termasuk dalam hal memberhentikan kader,

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wanti yang dilakukan PKB kepada kader agar mengikuti perintah DPP, menurut Presedium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar, Umi Rifdiawaty merupakan hal yang wajar.

Parpol, kata Umi, sebagai organisasi tempat bersatunya orang-orang yang memiliki kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara. 

"Maka seharusnya keinginan parpol adalah juga keinginan anggota/kader parpol tersebut," ujar Umi Rifdiawaty, Jumat (28/08/2020).

Juliarti Djuhardi Alwi Ingatkan Kader Tak Berkomunikasi dengan Paslon Lain di Medsos

Apalagi, lanjut dia, dalam pelaksanaan pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah, undang-undang mengatur bahwa proses perekrutan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah harus dilakukan secara terbuka dan demokratis oleh parpol. 

Hanya saja seperti apa proses terbuka dan demokratis tersebut diterjemahkan oleh parpol, tentu masing-masing parpol punya aturan tersendiri. 

"Sepanjang kebijakan dan keputusan parpol sudah dilakukan secara demokratis dan melibatkan partisipasi kader parpol tentu harusnya tidak ada masalah bagi kader untuk mendukung kebijakan parpol tersebut," ujar Umi Rifdiawaty.

Dalam hal adanya ancaman bagi kader parpol yang tidak mendukung kebijakan parpol dalam pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah, ungkap Umi, maka hal tersebut juga harus dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam parpol tersebut. 

"Parpol harus mampu menunjukkan mekanisme dan pola kerja demokratis dalam mengelola organisasinya termasuk dalam hal memberhentikan kader, harus tersedia ruang klarifikasi untuk membela diri bagi kader yang akan diberhentikan," pungkas Umi Rifdiawaty.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved