Breaking News:

PBSI Gelar Thomas & Uber Simulation 2020, Mulai Berlangsung 1 September 2020 Live MolaTV

Melansir laman resmi PBSI, simulasi Piala Thomas, akan ada empat grup yang bertanding dengan sistem setengah kompetisi.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
PBSI/badmintonindonesia.org
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi satu di antara wakil Indonesia di babak semifinal badminton All England 2020 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggelar Thomas & Uber Simulation 2020.

Ajang ini adalah persiapan bagi para pemain menjelang perhelatan Piala Thomas & Uber 2020, 3-11 Oktober mendatang di Aarhus, Denmark.

Thomas & Uber Simulation 2020 akan digelar di Pelatnas PBSI Cipayung, dimulai dengan simulasi Piala Thomas pada 1-3 September 2020, dilanjutkan dengan simulasi Piala Uber pada 8-10 September 2020.

Melansir laman resmi PBSI, simulasi Piala Thomas, akan ada empat grup yang bertanding dengan sistem setengah kompetisi.

Keempat grup akan bertarung saling bertarung untuk memperebutkan posisi teratas.

WVI Gandeng Forum Anak Kalbar Sukseskan Survei Suara Anak pada Masa Pandemi Covid-19

Tim dengan nilai kemenangan terbanyak akan keluar sebagai juara.

Sistem yang sama juga berlaku di simulasi Piala Uber.

"Pembagian pemain dilakukan berdasarkan penilaian bersama tim pelatih. Kami mengatur agar keempat grup punya kekuatan yang imbang," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti.

"Misalnya satu grup punya ganda dengan rangking tertinggi, maka di grup itu tidak akan ada pemain tunggal yang rangkingnya paling tinggi juga," sebut Susy Susanti.

"Melihat pembagian grup, akan sulit untuk memperkirakan siapa juaranya. Karena kekuatannya bisa dibilang merata. Pemilihan tunggal dan ganda ketiga pun tetap kami pertimbangkan agar merata semua," lanjut Susy.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved