Blak-blakan, Karolin Margret Natasa Ungkap Alasannya Terjun ke Dunia Politik
saat terjun ke dunia politik, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar ini mempunyai karir dan prestasi yang mentereng.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa akhirnya buka suara alasan dirinya terjun ke dunia politik.
Seperti diketahui, Karolin Margret Natasa sendiri berprofesi sebagai dokter. Tittle dr pun tak terlepas dari dirinya.
Walaupun memang, saat terjun ke dunia politik, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar ini mempunyai karir dan prestasi yang mentereng.
Karolin berhasil meraih suara tertinggi untuk DPR RI pada Pemilu 2014. Raihan suara dari Bupati Landak ini bahkan mengalahkan tokoh-tokoh nasional yang sedang moncer saat itu.
Tercatat, saat maju di Pileg 2009-2014, Karolin menjadi tiga besar peraih suara tertinggi dan hanya dibawah Edhie Baskoro Yudhoyono dan Puan Maharani.
• 5 Kebiasaan Karolin Margret Natasa Yang Tidak Orang Ketahui, Nomor 3 Digandrungi Anak Muda
Sementara di Pileg 2014-2019, Karolin menjadi yang tertinggi dengan keseluruhan mengantongi 397.481 suara, diikuti Puan Maharani 369.927 suara dan ketiga Koster 255.064 suara.
"Bagi saya, saya berpolitik bagaimana bisa bermanfaat bagi orang. Bagaimana saya bisa membuat hidup orang lebih mudah, membantu mendapatkan akses kesehatan dan membantu bagaimana masyarakat menambah wawasan dan syukur jika bisa memperbaiki ekonomi masyarakat," kata Karolin Margret Natasa, Kamis (20/8/2020).
"Saya secara khusus tidak pernah menyiapkan diri untuk terjun di politik, cuma memang saya hobbynya ngember, jadi sering disuruh guru (waktu sekolah, red) ikut lomba pidato, debat, mungkin berawal dari situ saya menjadi anggota parlemen," tambah Karolin Margret Natasa
Walaupun memang saat mengenyam pendidikan tingkat SMP ia pernah menjadi Ketua OSIS, namun saat SMA memilih fakum, dan dibangku perkuliahan baru kembali berorganisasi.
"Beruntungnya saya ketika ada hal-hal yang ingin saya tanyakan ada tempat terdekat (Pak Cornelis, red) sisanya saya jalan sendiri dengan bekal pendidikan dan pengalaman organisasi. Tapi ayah saya tidak pernah mendikte atau sejenisnya," kata Karolin Margret Natasa.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/karolin-margret-natasa-saat-menjadi-narasumber-tripon.jpg)