Breaking News:

Citizen Reporter

Bantu Perbaiki Perekonomian Desa Landungsari, Mahasiswa UMM Berikan Layanan Pasar Daring

Sebab, pembeli tidak harus keluar rumah dan berinteraksi langsung dengan orang lain.

TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Kelompok 46 yang terdiri dari mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang saat melaksanakan program pengabdian masyarakat. 

Citizen Reporter
Mahasiswi UMM Asal Kabupaten Ketapang, Putri Diah Ayu Pitaloka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG -Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa yang dibuat guna mempermudah mahasiswa untuk mengabdi kepada negeri khususnya yang saat ini sedang terdampak pandemi covid-19.

Yang mana selama masa pandemi yang terjadi saat ini, tentu sangat berpengaruh pada kehidupan seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian, jika diperhatikan secara seksama, yang mengalami perubahan secara signifikan yakni perekonomian.

Memperhatikan hal tersebut, kelompok 46 yang terdiri dari mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Manajemen memberikan layanan pasar daring (online) sebagai bentuk atau cara menstabilkan perekonomian di Desa Landungsari Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, Rabu (12/08/2020).

Polres Singkawang Gelar Rapat Pembahasan Tingkatkan Pelayanan

Selain menstabilkan perekonomian, program ini dibuat dengan tujuan membantu toko kelontong di desa Landungsari mengembangkan usahanya, sehingga konsumen atau pembeli tidak hanya warga desa sekitar tetapi juga dari luar kota.

Selain itu, program ini memiliki keunggulan yakni, mempermudah aktivitas berbelanja,
Mendukung program social distancing dan new normal.

Sebab, pembeli tidak harus keluar rumah dan berinteraksi langsung dengan orang lain.

Pembeli mendapatkan fasilitas harga ongkos kirim termurah dibandingkan menggunakan layanan aplikasi lain.

Adapun sistem berjalannya pasar online ini dimulai dengan yang pertama yaitu mencari data terkait toko kelontong, kedua yakni menyeleksi barang atau produk yang tersedia dan mendata harga barang-barang yang telah diseleksi, ketiga dokumentasi produk yang akan dijualkan melalui media sosial, keempat pembuatan media sosial untuk promosi dan pemesanan awal, serta yang kelima yaitu menyediakan kurir untuk mengantar pesanan ke alamat pelanggan.

Pasar online ini dapat diakses oleh semua orang, tidak hanya warga di desa Landungsari. Barang dan produk yang tersedia di pasar online ini dapat juga dikirim ke luar kota sesuai permintaan pembeli.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved