Rumah Datok Food District Angkat Semangat Kemerdekaan dengan Cara Berbeda
Sandi menjelaskan jika Country Night di moment Kemerdekaan ini memiliki tema yang berbeda dari sebelumnya.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rayakan momentum kemerdekaan, Rumah Datok berikan perayaan kemerdekaan yang berbeda ala Rumah Datok dan tetap terapkan protokol kesehatan, Selasa (18/8/2020).
Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 kali ini disambut dengan suka cita, moment ini dimanfaatkan oleh Rumah Datok Food District untuk mengangkat kembali semangat kemerdekaan ala Rumah Datok dengan nuansa Country Night.
Country Night merupakan acara rutin yang digelar setiap Selasa malam di Rumah Datok Food Distric, yang di dalamnya ada komunitas yang bernama Khatulistiwa Country Lovers Club.
Khatulistiwa Country Lovers sendiri adalah komunitas yang meminati musik-musik Country.
• Rayakan HUT RI ke 75, Kementerian PUPR Luncurkan Pameran Virtual Infrastruktur
Selain meminati musik Country, komunitas ini juga kerap bergerak melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti bagi-bagi sembako.
Komunitas ini juga bergerak sebagai alternatif untuk memperkenalkan budaya Indonesia khususnya Kalbar lewat lagu-lagu daerah yang di "Country kan".
Penanggung Jawab Acara, yakni Sandi Supriansah, menuturkan jika dimomentum kemerdekaan ini, pihak Rumah Datok ingin memberikan sesuatu perayaan kemerdekaan yang berbeda dengan adanya Country Night.
Sandi menjelaskan jika Country Night di moment Kemerdekaan ini memiliki tema yang berbeda dari sebelumnya.
Ia ingin para pengunjung dapat merasa nyaman dan memiliki semangat kemerdekaan.
• Mengapa Nisa Mengusulkan Menggunakan Musik Tradisional dalam Kegiatan Senam? Jelaskan Alasanmu!
"Sekarangkan temanya Country Night Independen Day 75 tahun Indonesia.
Lebih ke moment kita benar-benar ingin semua pengunjung yang ada di sini itu merayakan langsung kemerdekaan di Rumah Datok dengan suasana yang berbeda," jelasnya.
Ia juga menceritakan, selain diiringi oleh musik, Rumah Datok juga menjadikan malam ini spesial dengan adanya kuis dan doorprize.
Keistimewaan ini diberikan dengan tujuan agar pengunjung dapat dimanjakan dan merasakan 17 Agustusan meskipun di tengah Pandemi.
"Kami ingin mengangkat semangat kemerdekaan ala Rumah Datok," tegasnya.
• Karolin Margret Natasa Curi Perhatian Saat Gunakan Ingge dan Tarinak Ketika Panen Jagung di Jelimpo
Meskipun merayakan di tengah Pandemi, Rumah Datok tetap menerapkan protokol
kesehatan untuk menjaga para pengunjung aman dari bahaya Covid-19.
Sandi menyampaikan, Rumah Datok tetap mewajibkan pengunjung menggunakan masker dan tetap menjaga jarak.
Pihaknya juga menyediakan hand sanitizer, dan tempat untuk cuci tangan di pintu masuk.
"Jadi sebelum mereka masuk, sudah langsung cuci tangan dan kita juga ada menyediakan masker jika pengunjung lupa membawa masker," jelasnya.
Ketua Umum Khatulistiwa Country Lovers Club, M Sabran Ahyan, yang turut hadir di perayaan Kemerdekaan ala Rumah Datok ini menuturkan, Khatulistiwa Country Lovers Club ingin memberikan sumbangsih merayakan makna kemerdekaan Indonesia.
Karena menurutnya, makna kemerdekaan ini dimiliki oleh setiap manusia yang ada di dunia ini, bebas dari penjajahan, bebas menentukan arah haluan negara dan sebagainya.
Dan ia menceritakan jika Khatulistiwa Country Lovers Club sengaja memilih Rumah Datok karena suasananya memang kental akan nuansa country dan bangunan lama ini memiliki roh Country.
"Kemerdekaan 17 Agustus yang dalam suasana Pandemi Covid, kita tidak boleh menyerah.
Tetapi kita harus waspada mengikuti saran dan petunjuk dari pemerintah dan yang paling penting ialah kreatifitas masyarakat jangan sampai mati oleh Pandemi.
Ayo, kita lawan pandemi ini!"semangatnya.
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pengunjung-diwajibkan-untuk-cuci-tangan.jpg)