Gempa Hari Ini 15 Agustus 2020 Hantam Barat Daya Bali, Info BMKG Gempa di Bali Terasa Hingga Jember

Namun demikian, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 8 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Penulis: Ishak | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/INSTAGRAM BMKG @INFOBMKG/REPRO
Info Gempa Hari Ini 15 Agustus 2020 Hantam wilayah Barat Daya Bali. Dari Info BMKG, Gempa di Bali kali ini Terasa Hingga Jember / ILUSTRASI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika alias BMKG meliris informasi soal info gempa hari ini 15 Agustus 2020. 

Dalam rilis info gempa terkini BMKG itu, gempa berkekuatan Magnitudo 5,3 terpantau terjadi di titik lokasi pada koordinat 9.51 LS,114.01 BT. 

Titik itu merupakan wilayah yang ada di sekitar Barat Daya Jembrana, Bali, dengan jarak sekitar 144 KM di area laut. 

Dalam info gempa terkini BMKG itu disebutkan juga bwah gempa bumi hari ini tersebut terjadi pada Sabtu 15 Agustus 2020, sekitar pukul 14:12:10 WIB.  

GEMPA BUMI Guncang Jailolo Maluku Terasa Hingga Manado, Terjadi juga di Wamena Papua Hari Ini

Dalam rilis awal soal gempa ini, BMKG mengumumkan soal gempa tersebut melalui akun Twitter BMKG, @infoBMKG. 

Dalam unggahan info Gempa terkini BMKG itu disebutkan bahwa gempat terjadi di kedalam sekitar 10 KM. 

Selain itu, gempa di Bali ini tidak berpotensi terjadinya tsunami. 

#Gempa Mag:5.3, 15-Aug-20 14:12:10 WIB, Lok:9.51 LS,114.01 BT (144 km BaratDaya JEMBRANA-BALI), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," 

Kabar Gempabumi Terkini Guncang Wilayah Timur Laut Kecamatan Nuga M 3.6, BMKG Keluarkan Rilis

Demikian keterangan dalam unggahan di akun media sosial Twitter BMKG soal gempa bumi hari ini di peristiwa gempa di Bali Sabtu 15 Agustus 2020 kali ini. 

Terjadi Berulang dan Terasa Hingga ke Jember dan Banyuwangi, Berikut Penjelsan BMKG Soal Gempa di Bali

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang tadi terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal. 

Gempa bumi jenis ini menurutnya terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault)," kata Rahmat dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, dampak guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Jember, Karangkates dan Banyuwangi, Denpasar dan Kuta Selatan.

Hingga saat ini, BMKG mencatat belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. 

GEMPA BUMI Guncang Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Pagi Ini Kekuatan Magnitudo 4,7

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved