Breaking News:

PDIP Umumkan Seluruh Bapaslon yang Diusung, Lasarus Optimis Menangi Pilkada

Ia mengungkapkan akan segera menyusun jadwal untuk melakukan deklarasi oleh para Bapaslon.

IST
Ketua DPD PDI Perjuangan, Lasarus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PDI Perjuangan secara resmi kembali mengumumkan 75 bakal calon kepala daerah se-Indonesia dan tiga di antaranya untuk Kalbar, Selasa (11/08/2020).

Ketiga daerah itu meliputi Sambas yang mengusung Helman Fachri-Darso, kemudian Sintang Yohanes Rumpak-Syafruddin dan untuk Bengkayang yang mengusung Martinus Kajot-dr. Carlos Dja'far.

Ketua DPD PDI Perjuangan, Lasarus yang mengikuti pengumuman secara virtual di Sintang mengungkapkan jika para balon yang direkom telah siap untuk mendaftar di KPU.

Sah, PDIP Usung Pasangan Yohanes Rumpak-Syarifuddin Maju Pilkada Sintang

"Semua calon sudah direkomendasi DPP, lengkap sudah di 7 Kabupaten dan memenuhi syarat untuk mendaftar mengikuti Pilkada pada 9 Desember, dari jumlah kursi sudah memenuhi persyaratan," jelasnya, Selasa (11/08/2020).

Ketua Komisi V DPR RI pun menjelaskan tentu dirinya akan melakukan kerja keras untuk memenangkan Pilkada ini.

"Kami tentu melakukan kerja keras, tidak menganggap remeh siapapun kompetitor kita di 7 daerah dan target kita menang semua, namun demikian tentu kerja keras kader dan konsolidasi menentukan PDI Perjuangan mengikuti Pilkada di 7 Kabupaten pada 9 Desember," ujar Lasarus.

Ia mengungkapkan akan segera menyusun jadwal untuk melakukan deklarasi oleh para Bapaslon.

PDIP Kalbar Salurkan Bantuan Korban Musibah Bencana Alam

"Kami sedang menyusun, karena baru juga tuntas, terkait kondisi Covid-19 ini tentu harus kita konsolidasikan dengan DPC-DPC kapan kita deklarasi," katanya.

Lebih lanjut mengenai kader yang maju dengan parpol lain, Anggota DPR RI tiga periode ini mengatakan tentu keputusan lebih lanjut ada di DPP.

"Saya rasa PDI Perjuangan sudah mempunyai mekanisme yang jelas atau protap terkait hal ini, nanti kita lihat saja seperti apa keputusan DPP namun DPD akan melaporkan pasca pendaftaran di KPU, jika ada kader yang tidak direkom ikut mendaftar dan tidak tunduk aturan partai maka akan kami laporkan ke DPP, dan DPP akan mengambil keputusan," pungkasnya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

--

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved