Breaking News:

Polres Ketapang Ringkus 3 Terduga Pengedar Sabu

petugas juga mengamankan dompet berisi uang senilai Rp 800 ribu dari saku celana pelaku Rom. Uang tersebut diakui pelaku merupakan uang hasil penjuala

Istimewa
Ketiga pelaku terduga pengedar narkoba jenis sabu beserta barang bukti yang saat ini telah diamankan di Mapolres Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Anggota Satresnarkoba Polres Ketapang berhasil meringkus tiga pelaku yang diduga pengedar narkoba, Rabu (05/08/2020). Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti milik pelaku.

Tiga pelaku tersebut yakni Rom (45) dan Har (33) warga Dusun Atu Kulap, Desa Natai Panjang, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang. Kemudian Is (37), warga Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kasat Narkoba Iptu Anggiat Sihombing mengatakan penangkapan bermula dari informasi warga yang menyebutkan bahwa di rumah pelaku Har, tepatnya di Dusun Atu Kulap, Desa Natai Panjang dicurigai sebagai tempat transaksi narkoba.

Atas dasar informasi tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan. Saat di geledah dengan disaksikan Kepala Desa dan warga setempat di dalam rumah ditemukan pelaku Rom dan Is. Sedangkan Har tidak berada di tempat.

"Ketika penggeledahan, Rom tidak dapat mengelak dan menunjukan barang bukti berupa sembilan paket plastik bening berisi serbuk kristal diduga sabu seberat bruto 3,91 gram. Barang itu disimpan Rom dalam kaleng permen yang diletakkan di bawah lemari dapur," kata Iptu Anggiat, Kamis (6/8/2020).

Lebih lanjut Iptu Anggiat menambahkan petugas juga mengamankan dompet berisi uang senilai Rp 800 ribu dari saku celana pelaku Rom. Uang tersebut diakui pelaku merupakan uang hasil penjualan sabu sebelumnya.

SYARAT UTAMA Karyawan Gaji Bawah Rp 5 Juta Dapat Bantuan Pemerintah Rp 600.000 Per Bulan

Tidak berhenti disitu, petugas kembali melakukan penggeledahan di kamar pribadi Har. Di dalam kamar didapati satu tabung seng warna merah berisi dua paket plastik kecil berisi bubuk kristal putih diduga sabu seberat bruto 9,95 gram serta dua buah buku rekapan hasil penjualan sabu.

"Ketika di tanya petugas, pelaku Rom mengakui bahwa dia dan pelaku Is merupakan suruhan pelaku Har untuk mengedarkan barang haram itu," ujarnya.

Sementara pelaku Har, polisi mendapat informasi bahwa yang bersangkutan sedang berada di Ketapang.

Petugas pun langsung mengejar pelaku yang berada di Kompleks Perumahan Manggis Permai Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang.

"Tak berselang lama, pada rabu pagi tanggal 5 Agustus sekitar pukul 08.30 WIB pelaku Har berhasil kita tangkap. Pelaku tidak dapat mengelak dan mengakui perbuatannya mengedarkan sabu," jelasnya.

Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di rumah tahanan satuan Reserse Narkoba untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan.

"Untuk ketiganya pelaku ini akan kita jerat pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 dan ayat 2 atau pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," tutupnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved