Binmas Polres Landak Sambangi Ormas POB

Tidak lupa Dahman mengimbau mengenai adaptasi kebiasaan baru seperti menggunakan masker,

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Binmas Polres Landak saat menemui Ormas POB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Ps Kasat Binmas Iptu Dahman didampingi KBO Binmas Ipda Eko Setyono bersama Staf Binmas Polres Landak, mengunjungi kediaman Ignatius Micko SE di Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang pada Kamis (6/8/2020).

Kunjungan Dahman disambut baik oleh Ignatius Micko selaku Ketua Presidium Persatuan Orang Belangin (POB) Kabupaten Landak, yang pada saat itu didampingi oleh beberapa orang anggota POB.

Dalam kunjungannya, Dahman menyampaikan Peraturan Gubernur Kalbar Nomor 103 Tahun 2020 tanggal 16 Juli 2020 tentang Pembukaan Areal Lahan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal, yang isinya salah satunya adalah tata tara pembukaan lahan.

Puskesmas Bunut Hulu Kapuas Hulu Gelar Kegiatan Advokasi ASI

UPDATE Kasus Pelecehan Fetish Kain Jarik, Sang Mahasiswa Kini di Drop Out dari Unair Surabaya

Dahman menyampaikan, ada beberapa aturan, di antaranya maksimal lahan yang akan dibakar 2 hektar per kepala keluarga,  sesuai dengan kearifan lokal, membuat sekat bakar di sekeliling lahan yang cukup aman, selain itu memberi tahukan kepada Kepala Desa.

"Selain memperkenalkan diri sebagai Ps Kasat Binmas yang baru, saya juga menyampaikan aturan Gubernur Kalbar mengenai pembukaan lahan pertanian berbasis kearifan lokal," ucap Dahman.

Ignasius Micko mendukung sepenuhnya program yang dibuat oleh pemerintah, terutama aturan tentang pembukaan areal lahan pertanian berbasis kearifan lokal dan akan membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Siap Pak Kasat, saya mendukung sepenuhnya apa yang diprogramkan pemerintah, terutama mengenai pembukaan lahan," kata Micko.

Tidak lupa Dahman mengimbau mengenai adaptasi kebiasaan baru seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak yang wajib di taati oleh masyarakat.

"Agar terhindar dari Covid-19, yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya," tambah Dahman.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved