Zabur Harap Pemerintah Beri Solusi Bagi Siswa di Perkampungan untuk Belajar Daring
Maka dari itu ia meminta Pemerintah dapat memperhatikan siswa dan siswi yang berada di wilayah perkampungan.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Anggota DPRD Kubu Raya, Zabur menilai, selama masa pengalihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah-sekolah dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat memberikan dampak buruk pada masyarakat yang berada di wilayah perkampungan.
Sebab menurut Zabur, semasa pengalihan tersebut banyak dari siswa dan siswi tidak dapat melanjutkan proses pembelajaran, lantaran tidak memiliki alat komunikasi yang mendukung.
"Kalau seperti mereka yang di kampung itu tidak sangat efektif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) yang dilihkan menjadi dirumah.
Kalau kita di kota masih bisa lah menggunakan internet atau handphone pendukung untuk pengalihan proses belajar mengajar itu masih bisa berlaku,"
"Tetapi kalau pembelajaran di kampung itu sangat tidak berjalan. Karena mereka tidak bisa menerapkan yang namanya belajar di rumah," ungkap Zabur.
• Gunakan Dana BOS, SMPN 4 Kubu Raya Akan Berikan Kuota Internet Gratis Kepada Siswa
Maka dari itu ia meminta Pemerintah dapat memperhatikan siswa dan siswi yang berada di wilayah perkampungan.
Zabur yang merupakan anggota Komisi IV mengatakan, sebetulnya pengalihan aktivitas belajar-mengajar dari sekolah ke rumah adalah kebijakan yang sangat bagus, untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Covid-19.
Tetapi ia menegaskan, siswa dan siswi yang berada di wilayah perkampungan dapat diberikan solusi, agar proses belajar-mengajar merekapun tidak terhenti.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/reses-zabur.jpg)