Breaking News:

73 Orang Tewas Akibat Ledakan Besar di Beirut Lebanon, Setara Gempa Berkekuatan 3,3 Magnitudo

Awan merah menggantung di atas kota setelah ledakan ketika tim pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian untuk mencoba memadamkan api.

ScreenShoot via Kompas.com
Ledakan di Beirut Lebanon 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ledakan besar melanda pesisir Beirut, ibu kota Lebanon,Selasa (4/8/2020) waktu setempat.

Akibat ledakan itu, 73 orang dilaporkan meninggal dunia dan tak sedikit yang mengalami luka.

Dikutip dari CNN, Selasa (4/8/2020), sumber ledakan pada awalnya diyakini sebagai kebakaran besar di sebuah gudang penyimpanan petasan dekat pelabuhan di Beirut.

Ledakan itu mengirimkan gelombang kejut besar mirip awan jamur dan merusak bangunan dari pelabuhan.

Termasuk bangunan milik mantan Perdana Menteri Saad Hariri dan biro CNN di pusat kota Beirut.

Awan merah menggantung di atas kota setelah ledakan ketika tim pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian untuk mencoba memadamkan api.

Sejumlah besar orang terluka dalam ledakan itu, kata pihak berwenang, dan rekaman video dari tempat kejadian menangkap korban luka yang terhuyung-huyung melalui jalan-jalan di ibu kota.

Menteri Kesehatan Lebanon memerintahkan semua rumah sakit di daerah itu untuk bersiap menerima korban luka-luka.

Menurut saksi mata, rumah sejauh 10 kilometer ikut mengalami dampak kerusakan.

Seorang warga Beirut yang beberapa kilometer jauhnya dari lokasi ledakan mengatakan, jendelanya telah hancur oleh ledakan.

Halaman
1234
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved