Breaking News:

Respon Pihak Lion Air Terkait Larangan Gubernur Kalbar, Alihkan Penerbangan Melalui Bandara Soetta

Hal ini menyusul adanya penumpang yang reaktif ketika dilakukan rapid test secara acak oleh Dinas Kesehatan Kalbar di Bandara Internasional Supadio.

Penulis: Ferryanto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Lion Air. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar Sutarmidji melarang dua maskapai penerbangan yakni Citilink dan Lion Air membawa penumpang  dari Surabaya Jawa Timur tujuan Pontianak

Hal ini menyusul adanya penumpang yang reaktif ketika dilakukan rapid test secara acak oleh Dinas Kesehatan Kalbar di Bandara Internasional Supadio.

Terkait hal tersebut, pihak manajemen Lion Air Groub, melalui Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan bahwa Rute Lion Air dari Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) ke Pontianak melalui Bandar Udara Internasional Supadio di Kubu Raya (PNK) tidak beroperasi sementara,  hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Untuk itu, penumpang Lion Air rute SUB-PNK akan diberangkatkan dengan transit (via) Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK).

Lion Air Siap Layani Penumpang Rapid Test dengan Harga Murah, Bisa Digunakan 3 Maskapai

Rapid Test Bisa Dilakukan di Bandara Supadio Pontianak, Segini Tarif yang Mesti Dibayar

Pada keterangan tertulisnya yang di terima Tribun Pontianak Senin (3/8/2020) pada setiap operasional yang telah berjalan sebelumnya dan pada masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), bahwa setiap penumpang yang dinyatakan layak terbang dan dapat masuk ke dalam  kabin pesawat udara untuk melakukan perjalanan udara (safe to fly) sudah melalui rangkaian pemeriksaan (verifikasi) dokumen, barang bawaan dan lainnya di bandar udara keberangkatan, meliputi,

1. Persyaratan dokumen hasil uji kesehatan Covid-19 oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). 

2. Pemeriksaan keamanan pertama (security check point 1) oleh petugas aviation security pengelola
bandar udara. 

3. Pemeriksaan keamanan kedua (security check point 2) oleh petugas aviation security pengelola bandar
udara.

Dengan demikian, instansi-instasi tersebut telah melakukan pengecekan semua persyaratan termasuk
dokumen yang dibutuhkan dalam melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara.

Operator penerbangan atau maskapai (airlines) bertugas mengangkut penumpang yang sudah memenuhi ketentuan dimaksud ke kota tujuan.

Dinas Kesehatan Kalbar Rapid Test Penumpang yang Tiba di Bandara Supadio Pontianak

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved