Breaking News:

Jarot Winarno Sebut Adat dan Budaya Merupakan Medium Efektif Jalin Silaturahmi

Jarot merasa bangga, keberadaan Rumah Melayu Tepak Sireh mampu mempersatukan seluruh komponen bangsa dengan kegiatan pelestarian adat dan budaya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA/Anwar
Beri sambutan: Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri kegiatan Pagelaran Adat Budaya Melayu Sintang yakni acara gunting rambut dan turun anak ke aik ananda Shamara Thara Shaqueena Putri dari Hermansyah (Camat Belitang, Kabupaten Sekadau) dan Fatri Diana Kartawidjaja (putri dari Drs. Ade Kartawidjaja, Ketua Umum MABM Kab. Sintang), di Rumah Melayu Tepak Sireh, Jl. Y. C. Oevang Oeray, Kecamatan Sintang, Minggu (2/8/2020) pagi.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebut adat budaya merupakan medium yang sangat efektif untuk menjalin silaturahmi, komunikasi antara sesama.

Seperti yang terlihat pada Pagelaran Adat Budaya Melayu Sintang bertajuk acara gunting rambut dan turun anak ke aik, Shamara Thara Shaqueena Putri dari Hermansyah, Camat Belitang, Kab. Sekadau dan Fatri Diana Kartawidjaja putri dari Ade Kartawidjaja, Ketua Umum MABM Kab. Sintang.

"Bupati dan wakil bupati Sekadau, putra daerah Sekadau berkumpul bersama dengan masyarakat, alim ulama, tokoh masyarakat dan berbagai komponen bangsa. Ini menunjukan bahwa adat budaya merupakan medium yang sangat efektif untuk menjalin silaturahmi, komunikasi antara kita semua," ungkap Jarot Winarno.

Terpukau dengan Rumah Adat Melayu Tepak Sirih Sintang, Rupinus Janji akan Bangun di Sekadau

Jarot melihat rangkaian keluhuran adat budaya melayu, seperti adat jenguk awan, anak turun ke aik, au memanjat langkau tebu, kemudian dikombinasikan sunah rasul gunting rambut dilanjutkan dengan pembacaan al-barzanji memberikan kesadaran bahwa keluhuran adat budaya melayu bersendikan ajaran agama. "Ini barangkali mahal, jarang, dan membuat kita bahagia," katanya.

Jarot merasa bangga, keberadaan Rumah Melayu Tepak Sireh mampu mempersatukan seluruh komponen bangsa dengan kegiatan pelestarian adat dan budaya.

"Atas nama Pemkab Sintang berbangga hati memberikan perhatian untuk tumbuhnya pelestarian adat dengan pembangunan rumah adat melayu, efektif bisa menjalin komunikasi. Seluruh komponen bangsa perlu kita perhatikan ketika ada berkeinginan melestarikan adat dan budaya. Karena adat budaya mengatur relasi antara manusia dengan yang maha kuasa, dan alam semesta," tukas Jarot Winarno.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved