Breaking News:

Pansus Cek 17 Persil yang Akan Dijual Pemprov Kalbar Biar Clean and Clear

Pengecekan itu dilakukan, kata politisi Gerindra ini, agar aset yang bakal dijual clean and clear.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Suriansyah saat diwawancara awak media. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Suriansyah menjelaskan jika Pansus aset yang telah dibentuk melakukan pengecekan aset yang bakal dijual.

Pengecekan itu dilakukan, kata politisi Gerindra ini, agar aset yang bakal dijual clean and clear.

"Pansus yang membahas masalah rencana penjualan barang milik daerah Provinsi Kalbar meninjau beberapa persil tanah yang akan dijual untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan," katanya.

"Apakah aset yang dijual dalam kondisi clean and clear dari segi administrasi, penguasaannya dan lain sebagainya, sehingga ketika aset tersebut disetujui dijual oleh DPRD sudah tidak bermasalah lagi," jelas Suriansyah, Jumat (31/07/2020).

BREAKING NEWS - Gubernur Sutarmidji Semprot Bupati Kubu Raya Ada 3 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

Sebaran aset, lanjutnya, sebagian besar di Kota Pontianak seperti di Jalan MT Haryono, Jalan Karvin, Jalan Khatulistiwa dan ada juga diluar kota seperti di Sosok Sanggau.

Suriansyah pun membeberkan jumlah persil yang dijual bertambah dari awal yang direncanakan.

"Rencana awal memang ada 12 persil, tapi rencana tersebut berubah menjadi 14 persil dan terakhir 17 persil," tuturnya.

"Berdasarkan rapat Pansus kemarin, Pemprov akan merubah beberapa persil yang semula akan dijual untuk dibatalkan dan sebelumnya belum dijual untuk dimasukan," jelasnya.

"Hal ini terjadi memang karena beberapa pertimbangan, di antaranya status clean and clear karena dari pihak kami berdasarkan masukan tenaga ahli bahwa aset yang dijual harus clean and clear sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari baik dengan masyarakat ataupun permasalahan secara hukum," paparnya.

"Kita tidak ingin penjualan aset memberikan dampak dikemudian hari dari berbagai sudut baik sosial maupun hukum," tutup Suriansyah. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved