Breaking News:

KRITIK Keras Gubernur Sutarmidji Soal Ketidakseriusan Pemkab Kubu Raya Cegah Penyebaran Covid-19

Menyikapi hal ini, Midji menilai kelalaian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membuat tambahan kasus terpapar Covid-19 terus bertambah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD ROKIB
WAWANCARA - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji saat diwawancara usai Salat Idul Adha di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (31/7/2020). 

KRITIK Keras Gubernur Sutarmidji Soal Ketidakseriusan Pemkab Kubu Raya Cegah Penyebaran Covid-19

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sempat nol kasus positif atau konfirmasi Covid-19, kini angka positif Covid-19 di Kalimantan Barat kembali melonjak.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengumumkan ada tambahan tiga kasus positif corona yang semuanya berasal dari Kubu Raya dan KTP Kubu Raya.

Menyikapi hal ini, Midji menilai kelalaian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membuat tambahan kasus terpapar Covid-19 terus bertambah.

"Hari ini ada tambahan tiga kasus di Kubu Raya. Kubu Raya ini Bupatinya yang enggak perhatian sama rakyatnya."

Sutarmidji Umumkan Total 25 Kasus Covid-19 Semua di Kubu Raya & Peringatan KKR Bisa Jadi Zona Merah

"Kasian itu enggak ada beli rapid test, enggak mau swab. Jadi kasian orang Kubu Raya," ungkapnya, Jumat (31/7/2020). 

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu pun memastikan jika hal ini tidak ditangani serius oleh Pemkab Kubu Raya

Maka tidak menutup kemungkinan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kubu Raya terus bertambah. 

Bahkan bisa membuat Kubu Raya menjadi wilayah zona merah penyebaran Covid-19

"Kubu Raya tu bisa-bisa masuk zona merah. Kubu Raya tu bisa-bisa masuk zona merah," ucap Midji mengulangi kalimat itu.

Seharusnya, kata Midji setiap pemerintah kabupaten kota bisa memperhatikan kondisi wilayahnya, apalagi demi kesehatan masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved