Breaking News:

Disdik Kalbar Minta Pihak Sekolah Sepakati Bersama Orang Tua Murid untuk Belajar Tatap Muka

Menurutnya untuk pelaksanaan belajar tatap muka itu hanya diperuntukkan untuk sekolah yang siap melaksanakannya.

NET/ISTIMEWA
UPDATE Jadwal Masuk SD SMP dan SMA/SMK dari Mendikbud, Simak Syarat Belajar Tatap Muka di New Normal 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng menyampaikan kepada masing-masing sekolah agar menyepakati bersama orang tua murid terkait akan dilaksanakannya belajar tatap muka.

Sejauh ini dikatakannya hanya masih beberapa sekolah saja yang sudah melaporkan terkait kesiapannya untuk melaksanakan belajar tatap muka.

"Diharapkan pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan pengurus dan sepakati bersama orang tua murid untuk laksanakan belajar tatap muka," katanya, Jumat (31/7/2020).

Untu itu, hingga saat ini Disdik Provinsi Kalbar masih menunggu hasil laporan kesiapan dari setiap sekolah. Yang mana Sugeng juga menyampaikan bahwa pelaporan tersebut harus terlaporkan pada 10 Agustus 2020.

"Kita beri waktu sampai 10 Agustus 2020," ungkapnya.

Menurutnya untuk pelaksanaan belajar tatap muka itu hanya diperuntukkan untuk sekolah yang siap melaksanakannya. Kesiapan itu dikatakannya tak hanya kesiapan dari kesepakatan orang tua murid dan pihak sekolah.

Zulfydar Minta Pertamina Tak Bikin Warga Antre Elpiji Subsidi Kembali

Namun juga harus menyiapkan berbagai fasilitas protokol kesehatan covid-19 dan juga berada di wilayah zona hijau.

"Sebelum laksanakan belajar tatap muka pengurus dan guru harus di rapid test dan siswa juga.

Serta sekolah harus ikuti protokol kesehatan dengan menyiapkan tempat cuci tangan, wajibkan pakai masker dan ditata atau diatur meja dan kursi agar murid bisa jaga jarak," ungkapnya.

Kemudian, apabila hal itu telah diterpenuhi. Sugeng mengatakan bahwa pihak Dinas Pendidikan juga bersinergi dengan TNI/Polri untuk mengawasi setiap sekolah yang akan melaksanakan belajar tatap muka.

"Kita juga kerjasama dengan TNI dan Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di setiap daerah kabupaten/kota untuk memonitoring pelaksanaan belajar tatap muka," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved