Contoh Teks Khutbah Idul Adha 1441 H Terbaru serta Materi Teks Khutbah Idul Adha Singkat

Saat tiba Hari Raya Idul Adha umat Islam disunnahkan melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha atau Sholat Ied.

Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Masjid Mujahidin Pontianak/Contoh Teks Khutbah Idul Adha 1441 H Terbaru serta Teks Khutbah Idul Adha Singkat. 

Diketahui, Kemenag telah memutuskan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Jumat (31/7/2020) mendatang.

Berikut contoh naskah khotbah Idul Adha 2020, dikutip dari covid19.muhammadiyah.id:

Idul Adha dan Refleksi Ujian Keimanan untuk Setiap Hamba

Pembukaan naskah khotbah Idul Adha 2020
Pembukaan naskah khotbah Idul Adha 2020

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Rasa syukur yang mendalam sudah selayaknya senantiasa kita haturkan kepada Allah swt sebab hingga detik ini limpahan kenikmatan yang kita rasakan tidak ada putus-putusnya.

Kenikmatan yang tidak akan pernah kita dapat menghitung dan mencatatnya satu persatu.

Shalawat serta salam marilah senantiasa kita haturkan kepada baginda Nabi Muhammad saw.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa Lillaahil-Hamd.

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Sebagaimana yang telah kita pahami, bahwa syariat penyembelihan qurban yang kita laksanakan pada hari raya Iduladha ini terilhami dari peristiwa yang dialami oleh Khalilullah Nabi Ibrahim a.s. dengan putranya Nabi Ismail a.s.. Peristiwa yang menggambarkan dengan agungnya betapa menakjubkan keimanan dan ketaqwaan hambahamba Allah yang terpilih itu.

Tidak hanya sang ayah dan sang anak, namun sang ibu juga. Sebab tidak akan ada di zaman sekarang seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya merelakan buah hatinya dikurbankan. Peristiwa ini terekam abadi dalam al-Qur’an surah ash-Shaaffaat ayat ke 99- 113, salah satunya sebagai berikut,

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Artinya:

Tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata, hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu! Ia menjawab, hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.

Kisah agung di atas mengandung ibrah, bahwa Allah swt hendak menunjukkan kepada kita, hamba-hambanya yang lemah imannya, bahwa setiap hamba dapat memaksimalkan keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya sehingga menjadi hamba yang “tahan banting”, kuat dan tegar menghadapi apapun ujian yang melandanya, bahkan pada peristiwa yang tampak seperti di luar nalar manusia sekalipun.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved