Kelompok Sadar Wisata Sungai Kupah Tanam Mangrove Berbasis Digital
Penanaman digital ini juga menjadi satu di antara bentuk atraksi destinasi wisata dengan penerapan inovasi teknologi tepat guna.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah melakukan penanaman mangrove berbasis digital ,di Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, pada Minggu (26/7/2020).
Penanaman digital ini juga menjadi satu di antara bentuk atraksi destinasi wisata dengan penerapan inovasi teknologi tepat guna.
Dimana seusai menanam mangrove wisatawan tak sekadar memperoleh sertifikat adopsi mangrove, tetapi juga mendapatkan kode penanaman, sekaligus titik koordinat tanaman mangrove yang ditanam.
Sehingga proses tumbuh kembang pohon pun dapat dipantau wisatawan dengan teknologi digital.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono mengatakan bahwa, masyarakat desanya pun terus berupaya untuk fokus menjaga lingkungan dari abrasi.
Kegiatan penghijauan seperti inipun dikatakannya sering digencarkan, baik dengan menggandeng komunitas maupun melibatkan wisatawan.
Selanjutnya dirinya menerangkan, wisatawan yang melakukan penanaman juga akan dapat mengadopsi mangrove.
• Yusran: Membangun Kubu Raya Butuh Investasi yang Besar
Untuk itu Pokdarwis kemudian mengeluarkan sertifikat daring, yang berisi piagam penghargaan dan ucapan terima kasih atas adopsi pohon mangrove.
“Metode ini sebagai cara baru menanam pohon secara digital,” ujarnya.
Rudi menerangkan pihaknya menggunakan teknologi tepat guna, dimana wisatawan yang menanam di Sungai Kupah bisa melihat langsung perkembangan mangrovenya secara digital.
Hal itu dimungkinkan karena wisatawan yang menanam langsung mendapatkan titik koordinat tempat menanam.
“Di sertifikat itu juga terdapat nomor kode penanaman. Setelah mendapatkan sertifikat, wisatawan wisatawan diberikan titik koordinat penanaman mangrove tersebut. Sehingga ke depan memudahkan yang bersangkutan untuk melihat mangrove yang telah ditanam,” jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/program-mangrove-berbasis-digital.jpg)