Breaking News:

Ini Saran dari Dinas PPKH Kalbar pada Masyarakat Sebelum dan Sesudah Pemotongan Hewan Kurban

Meski hanya pemotongan hewan, namun tak sembarang dilakukan dalam artian harus mengikuti prosedur yang ada.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Muhammad Rokib
Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Provinsi Kalimamtan Barat, Ir. M. Munsif, MM 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Provinsi Kalimantan Barat, Ir. M. Munsif, MM memberikan saran kepada masyarakat Kalimantan Barat, baik sebelum maupun sesudah melaksanakan pemotongan hewan kurban.

Dikatakannya untuk melakukan pemotongan tak hanya dilakukan begitu saja.

Namun harus mengikuti prosedur yaitu Kesejehteraan Hewan yang ada.

Meski hanya pemotongan hewan, namun tak sembarang dilakukan dalam artian harus mengikuti prosedur yang ada.

Kakanwil Kemenag Kalbar Imbau Pemotongan Hewan Kurban Ikuti Protokol Kesehatan

Berikut saran disampaikannya sebelum dan seduah melaksanakan pemotongan hewan kurban tahun 2020.

1. Pada saat hewan diterima diistirahatkan 10 hari sebelum pemotongan dan selambat lambatnya 1X24 jam agar hewan tidak stres. Karena jika stres akan mengganggu keadaan fisik.

2. Hewan harus disimpan di tempat yang nyaman dan bukan tempat yang panas.

3. Makanan tidak boleh banyak, atau seperti dipuasakan.

4. Diperiksa oleh dokter hewan atau para medik untuk dilakukan pemeriksaan fisik (Antemortem) sebelum dilakukan pemotongan.

5. Sarana dan prasarana tempat harus bersih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved