Breaking News:

Bank Kalbar Salurkan Bantuan Relaksasi Debitur Terdampak Covid-19

Kabid Humas dan kesekretariatan BPD Kalbar, Yuniarto menyatakan BPD Kalbar sangat mendukung penuh program relaksasi pemerintah tersebut.

TRIBUN PONTIANAK/Septi Dwisabrina
Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (BPD Kalbar) saat bersama satu di antara debitur yang menerima manfaat program relaksasi, yang terdampak Covid-19 di Warung Kopi Winny, Pontianak, Jumat (24/7/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (BPD Kalbar)menyalurkan bantuan relaksasi kepada debitur Bank Kalbar yang terdampak pandemi Covid-19 di Warung Kopi Winny, Pontianak, Jumat (24/7/2020).

Kabid Humas dan kesekretariatan BPD Kalbar, Yuniarto menyatakan BPD Kalbar sangat mendukung penuh program relaksasi pemerintah tersebut.

"Bahkan, semenjak awal Covid-19 sampai hari inipun, kami sangat mendukung program relaksasi untuk para debitur terdampak," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat (24/7/2020)

"Dan pada hari ini, kita berada di salah satu usaha nasabah kami yang telah menerima manfaat dari program relaksasi tersebut.

Sehingga dapat berjalan kembali aktivitas keuangan usahanya," tambahnya.

Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (BPD Kalbar) saat bersama satu di antara debitur yang menerima manfaat program relaksasi, diakibatkan terdampak Covid-19 di Warung Kopi Winny, Pontianak, Jumat (24/7/2020).
Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (BPD Kalbar) saat bersama satu di antara debitur yang menerima manfaat program relaksasi, diakibatkan terdampak Covid-19 di Warung Kopi Winny, Pontianak, Jumat (24/7/2020). (TRIBUN PONTIANAK/Septi Dwisabrina)

VIDEO: Bank Kalbar Komitmen Bantu Pengelolaan Keuangan Desa dengan Aplikasi CMS

Berdasarkan data yang dihimpun, per tanggal 23 Juli, untuk jumlah debitur Bank Kalbar yang terdampak Covid-19 sebanyak 564 orang, dengan nominal Rp 331 miliar.

"Ini sudah kami mulai sejak April hingga bulan ini.

Program relaksasi ini masih akan terus berlanjut.

Tetapi tentunya, kami di tiap-tiap cabang dan unit ada tim yang menganalisa debitur-debitur yang terdampak Covid-19," terangnya.

Lebih lanjut Yuniarto mengatakan penyaluran relaksasi ini mengacu pada POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Halaman
12
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved