Mendagri Tito Karnavian Sebut Momentum Pilkada Serentak 2020 Sangat Berbeda

Mendagri Tito Karnavian memberikan pengarahan langsung kepada 7 Kabupaten di Kalbar yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2020.

Maka opsi Pilkada digeser ketahun 2021 yaitu bulan Maret dan September itu dihilangkan.

"Kita optimis saja menyelenggarakan Pilkada pada 9 Desember 2020. Tapi itu bukan satu-satunya alasan, kita juga melihat alasan yang kedua."

"Dimana negara-negara lain bisa menyelenggarakan Pemilu ditengah Covid-19. Contohnya Korea Selatan yang menyelenggarakan Pemilu ditengah puncak Covid-19," paparnya.

Ia mengatakan Indonesia juga punya skenario yakni menunda bulan, tapi penyelenggaraan dilaksanakan ditahun yang sama.

Faktor New Normal Life juga menjadi pertimbangan kenapa Indonesia tetap melaksanakan Pilkada serentak tetap dilaksanakan pada tahun 2020.

Menurut dia Pilkada ditengah Pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Karena momentum Pilkada ini ada dipintu wilayah dan ini menjadi kesempatan untuk menekan Covid-19, dengan syarat setting sesuai dengan perencanaan.

"Kalau settingnya tidak pas, dia menjadi klasted baru. Tapi kalau settingnya Pas, justru bisa menghentikan dan mengendalikan," jelasnya.

Ia memberikan catatan agar para petugas KPU maupun Bawaslu dilengkapi dengan alat proteksi yang lengkap, agar tidak menjadi media penyebaran Covid-19 yang baru.

Menurut Tito saran dari Gugus Tugas Covid-19 agar satu TPS maksimal 500 Pemilih. Ini juga menjadi alasan kenapa anggaran Pilkada 2020 bertambah.

KPU RI mengajukan sebanyak 4,7 teriliun ke APBN, untuk Bawaslu RI kurang lebih 400 miliar.

"Kami sudah memfasilitasi sudah berjuang, tahap pertama hampir 1 teriliun sudah dicairkan. Termasuk Kalbar sudah masuk yang dari APBN," katanya.

Pada kesempatan itu juga Tito memberikan atensi agar Pemerintah Daerah tidak menahan NPHD yang sudah ditandatangani diawal.

Tito meminta agar Pemda segera merealisasikan dan mencairkan dana NPHD tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved