Breaking News:

Tribun Pontianak Wiki

Brand Badon, Busana Etnik Karya Abdul Hadi yang Fashionable

Koleksi BADON yang didesain khusus dan mempunyai pesan tersendiri bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Hasil karya desainer Pontianak Abdul Hadi dengan brand BADON 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - BADON merupakan satu diantara brand desainer berbakat Abdul Hadi asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Badon memiliki dua makna, pertama singkatan dari Baju ADON. Adon kata Hadi merupakan nama kesayangannya diberikan oleh sang nenek saat Ia kecil.

Kedua, anak-anak di sekitaran tempat tinggalnya di Putussibau, Kapuas Hulu memangilnya dengan panggilan Badon atau Bang Dol.

Kedua hal yang berhubungan tentang masa kecilnya tersebut memotivasinya menjadikan BADON sebagai brand.

Hijab Anti Corona Jadi Trend Fashion Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Tak Perlu Repot Pakai Masker

Hadi mulai merintis brand BADON sejak 2017. Ia yang tertarik dengan bidang fashion sejak umur 16 tahun ini merasa tertantang menciptakan busana yang tetap memiliki unsur etnik namun bisa diaplikasikan dalam busana sehari-hari.

Koleksi BADON yang didesain khusus dan mempunyai pesan tersendiri bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

Namun diakui Hadi, desain yang khas dan beda membuat koleksinya tertuju pada orang yang berani tampil beda dan memiliki jiwa muda dan cinta budaya.

Harga yang ditawarkan untuk hasil desain khusus busana ready to wear BADON harganya berkisar dari Rp200 ribu hingga Rp1.000.000 keatas. Sedangkan untuk produk special order harganya berkisar diatas Rp500 ribu.

Jenis produk yang ditawarkan brand BADON, diantaranya busana ready to wear. Namun Hadi menerima spesial order busana pesta, jas, dan busana kerja.

Perkembangan pasar Pontianak diakui Hadi cukup pesat. Saat ini diakuinya masyarakat sudah sangat melek akan fashion dan kain etnik.

Sebagai produsen fashion Hadi pun bersemangat untuk menghasilkan busana yang inovatif dengan sentuhan etnik, sehingga meningkatkan penjualan.

Harapan kedepannya Hadi berharap, brandnya dengan sentuhan etnik bisa merambah semua segmentasi pasar.

Ia memiliki mimpi besar, produk fashion karya anak lokal bisa menjadi unggulan di tempatnya sendiri bahkan bisa sampai ke keluar negeri.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved