Kisah Korban Kebakaran Selamatkan Cucu dan Barang Berharga hingga Derita Luka Bakar

Kalau istrinya itu sudah pergi kerja nyuci kerumah bosnya dari jam 3 pagi, jadi adik saya itu dirumah bertiga sama 2 cucu perempuannya

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Anak Syarif Usman saat melihat puing - puing kebakaraan di rumah sang ayah. 
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK-  Sebanyak 2 unit rumah di Gang Sapta Marga Jalan Kom Yos Sudarso Kelurahan, Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat di lalap jago merah, Jumat (17/7/2020).

Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin melalui Kapolsek Pontianak Barat AKP Eko Mardianto menyampaikan bahwa musibah kebakaran tersebut terjadi pada sekira pukul 04.40 WIB, dan setelah 50 menit, api telah berhasil di padamkan seluruhnya oleh petugas pemadam.

Adapun identitas pemilik rumah pertama yakni Syarif Usman dan rumah kedua Laupe Tuwok.

Dimana rumah Syarif Usman (60) mengalami kerusakan hampir 100%, sedangkan rumah Laupe Tuwok mengalami kerusakan cukup parah di bagian atapnya.

Tinjau dan Beri Bantuan Pada Korban Kebakaran, Edi Kamtono Pesan Warga Rutin Cek Instalasi Listrik


Tidak terdapat korban jiwa pada musibah kebakaran itu, namun terdapat seorang penghuni rumah bernama Syarif Usman yang menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Sultan Syarif Alkadrie untuk menerima perawatan.

Maimunah, Kakak korban Syarif Usman mengatakan bahwa adiknya saat ini hanya bisa berbaring lemah di rumah sakit, karena tangan, kaki serta pinggang adiknya mengalami luka bakar akibat musibah itu.

Diceritakannya bahwa saat kejadian itu sang adik berada dirumahnya bersama dua orang cucu nya, sedangkan sang istri sudah pergi bekerja.

"Kalau istrinya itu sudah pergi kerja nyuci kerumah bosnya dari jam 3 pagi, jadi adik saya itu dirumah bertiga sama 2 cucu perempuannya,"katanya.
Luka bakar sang adik sendiri didapat saat Syarif Usman hendak menyelamatkan motor serta barang berharganya didalam rumah, setelah sebelumnya ia berhasil menyelamatkan dua cucunya.

"Adik saya itu pas kebangun liat api sudah besar dari depan, lalu dia berusaha menyiram apinya, karena tidak padam - padam, langsung dia nyelamatkan cucunya, pas udah semua cucunya keluar, dia masuk lagi, pas mau coba nyelamatkan motor, dia terjatuh tersungkur kedepan, lalu badan, tangan, sama kaki kena api,"ceritanya.

Beruntung, pada saat itu warga setempat beserta pemadam sudah berada di lokasi, melihat korban terjatuh warga pun langsung menolong korban dan membawanya keluar kemudian membawa korban kerumah sakit.


Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved