Breaking News:

Polres Mempawah Pasang Police Line di Lahan Proyek Strategis Nasional Smelter Grade Alumina Refinery

Tentunya Kapolres juga akan menelusuri terkait SKT yang dimiliki Ahli Waris pada sebidang tanah tersebut.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Polres Mempawah memasang police line pada sebidang tanah yang masuk dalam kawasan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Smelter Grade Alumina Refinery di Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit Mempawah beberapa Waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Polres Mempawah akhirnya memasang police line pada sebidang tanah yang masuk dalam kawasan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Smelter Grade Alumina Refinery di Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit Mempawah.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga mengatakan pemasangan police line ini sebagai langkah pihak kepolisian setelah mendapat laporan dari pihak PT Borneo Alumina Indoensia terkait dugaan penggeregahan lahan.

"Ini kita lakukan sebagai langkah paling aman dalam proses penyelidikan terkait lahan tersebut," ujar Kapolres.

Sebelumya pihak PT BAI telah melakukan land clearing pada lokasi tersebut, namun ada satu diantara ahli waris sebidang tanah yang terdampak land clearing merasa dirugikan.

Dimana menurut Kapolres ahli waris ini mengaku memiliki SKT pada lahan tersebut sehingga merasa tidak terima ketika lahan tersebut dilakukan land clearing oleh PT BAI.

Polres Mempawah Bantu Rumah Warga Tak Layak Huni di Mempawah Hilir Kalimantan Barat

Antisipasi Karhutla Polres Mempawah Gelar Lat Pra Ops Bina Karuna 2020

"Karena itu kita perlu menelusuri fakta hukumnya dengan keterangan saksi ahli dan sebagainya terkait status kepemilikan lahan tersebut.

Kita akan lihat bagaimana proses kepemilikan lahan ini dari awal dan saksi-saksinya juga masih hidup," kata kapolres.

Tentunya Kapolres juga akan menelusuri terkait SKT yang dimiliki Ahli Waris pada sebidang tanah tersebut.

"Jika memang SKT yang dimiliki Agus ini masih memiliki kekuatan hukum tentu PT BAI harus bertanggung jawab.

Maka sebaliknya pula jika tidak maka agus yang harus bertanggung jawab," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved