Breaking News:

PESAN Sri Mulyani saat Lantik Pimpinan Tinggi Perbendaharaan Kemenkeu RI, Pahami Perubahan

Perubahan di bidang teknologi finansial akan memberikan peluang dan juga kesempatan bagi Kemenkeu untuk memperbarui fungsi-fungsi perbendaharannya.

kemenkeu.go.id
Menteri Keuangan ( Menkeu ) RI, Sri Mulyani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan ( Menkeu ) Sri Mulyani Indrawati melantik pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan secara virtual, di Aula Mezzanine Gedung Djuanda I, Jumat (17/07/2020).

Mengutip dari kemenkeu.go.id, Sri Mulyani menjelaskan, fungsi perbendaharaan adalah satu di antara fungsi kunci di dalam Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ).

Perubahan di bidang teknologi finansial akan memberikan peluang dan juga kesempatan bagi Kemenkeu untuk memperbarui fungsi-fungsi perbendaharannya.

Namun, kondisi pandemi Covid-19, Kemenkeu juga harus beradaptasi dengan mengubah berbagai kebijakan mengelola shock yang begitu dalam.

UPDATE Info Gaji ke 13 Tahun 2020 Per 16 Juli, Menteri Sri Mulyani: Sabar Nanti Saja Ya!

Ini, kata Sri Mulyani, merupakan suatu tantangan yang tidak mudah.

Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengawali arahannya pada acara pelantikan tersebut.

“Saya berharap Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan merupakan pejabat-pejabat yang memahami perubahan ini.”

“Tidak hanya sekedar menjadi pejabat di daerah di mana seluruh pemerintah daerah mengandalkan anggaran dari Kementerian Keuangan, dari negara, dari pemerintah pusat tanpa mereka memahami betapa tantangan untuk mengumpulkan sangat sulit.”

“Oleh karena itu, seharusnya membelanjakannya secara baik. Saya berharap para pejabat di Direktorat Jenderal perbendaharaan mampu memahami perubahan ini dan terus menumbuhkan suatu sikap baru bagaimana menjadi treasurer yang baik,” kata Menkeu.

Sri Mulyani pun meminta kepada Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan khususnya yang bertugas di daerah untuk terus melakukan secara aktif komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Tujuannya agar dalam suasana Covid ini instrumen keuangan negara betul-betul dapat berfungsi tepat waktu, tepat sasaran dan tepat kualitas untuk memulihkan kembali kondisi sosial masyarakat dan ekonomi.

“Kita ingin membangun ekonomi kita untuk bisa menyesuaikan dengan adanya tantangan Covid dan bisa membangkitkan kembali aktivitas yang produktif namun aman dari Covid.”

“Kami minta seluruh Kepala Kantor Wilayah adalah menjadi pemimpin-pemimpin di daerah bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk melihat dan meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat,” tegas Sri Mulyani.

TUNJANGAN Kinerja Pegawai Tukin PNS Daerah Bakal Dipangkas, Menkeu Sri Mulyani Beri Arahan Pemda

Direktorat Jenderal Perbendaharaan juga memiliki tantangan dan tugas untuk mengelola Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dimana hasil Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dan Bendahara Umum Negara telah mendapatkan penilaian wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan.

“Saya berharap kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dan Bendahara Umum Negara terus terjaga dengan baik, karena adalah tugas kita sebagai pengelola keuangan negara untuk terus mengelola keuangan negara tidak hanya secara bertanggung jawab tapi kita juga bisa menjelaskan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui laporan keuangan pemerintah pusat dengan standar-standar pelaporan yang berdasarkan tata kelola yang baik,” pungkas Menkeu. (*)

Artikel ini telah tayang di kemenkeu.go.id dengan judul: Pesan Menkeu Lantik Pejabat Perbendaharaan: Tidak Sekedar Menjadi Pejabat di Daerah

Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved