Belajar dari Rumah

Soal dan Jawaban SD Kelas 1 2 3 4 5 6 dan SMP Kelas 7 8 9 Belajar dari Rumah (BDR) TVRI 15 Juli 2020

Sebelum menyaksikan tayangan, siapkan dulu alat tulis untuk mencatat materi yang penting........................

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi belajar dari rumah (BDR) TVRI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut ini adalah kumpulan soal dan jawaban TVRI untuk SD kelas 1 2 3 4 5 6 dan SMP kelas 7 8 9, Rabu 15 Juli 2020.

Program belajar dari rumah di TVRI untuk SMP akan menonton materi Planet Kita: Air Tawar.

Untuk SD kelas 1-3 akan menayangkan materi Belajar Berhitung.

Ada empat soal yang harus kamu jawab dalam materi Belajar Berhitung untuk siswa SD kelas 1-3.

Sementara itu, untuk SD Kelas 4-6 akan belajar materi Budaya Jawa Tengah.

Sebelum menyaksikan tayangan, siapkan dulu alat tulis untuk mencatat materi yang penting.

Selain itu, juga sebagai persiapan untuk menjawab soal yang disampaikan setelah tayangan.

Cara Transfer Pulsa Telkomsel ke Sesama Pelanggan Simpati, Kartu As dan Loop

Berikut adalah soal dan jawaban program Belajar dari Rumah TVRI untuk kelas 1 2 3 4, 5, 6 SD dan SMP pada Rabu (15/7/2020).

Soal dan Jawaban TVRI SD Kelas 1-3:

 1. Hitunglah jumlah kelereng di gambar ini!

Jawaban:

Jumlah kelereng di gambar ada 10 butir.

2. Gambarlah benda sebanyak bilangan berikut!

a. 5 ekor ikan

b. 13 buah jeruk

Jawaban:

a. Gambar 5 ekor ikan

b. Gambar 13 buah jeruk

3. Gambar manakah yang menunjukkan jumlah benda paling banyak?

Jawaban:

Pada gambar A, jumlah benda ada 15

Pada gambar B, jumlah benda ada 17

Pada gambar C, jumlah benda ada 13

Maka gambar yang menunjukkan jumlah benda paling banyak adalah gambar B.

4. Perhatikan garis bilangan berikut!

a. Bilangan berapa yang lebih besar dari 5?

b. Bilangan berapa yang lebih kecil dari 5?

Jawaban:

a. Bilangan yang lebih besar dari 5 adalah 6, 7, 8, 9, dan 10

b. Bilangan yang lebih kecil dari 5 adalah 1, 2, 3, dan 4

Soal dan Jawaban SD Kelas 4-6 SD di TVRI

Berikut soal dan jawaban TVRI SD Kelas 4-6, Rabu (15/7/2020):

1. Ceritakan secara singkat proses terbentuknya nama Kota Magelang!

Jawaban

Magelang berasal dari kata tepung gelang, yang berarti "mengepung rapat seperti gelang."

Nama tersebut diberikan untuk mengenang Raja Jin Sonta yang dikepung di daerah ini oleh pasukan Mataram, sebelum akhirnya mati di tangan Pangeran Purbaya.

Atau jawaban lain:

Asal-usul Kota Magelang bermula dari pertarungan antara Pangeran Purbaya melawan Raja Jin Sonta di hutan Kedu.

Pangeran Purbaya memerintahkan prajuritnya bergerak melingkar seperti gelang untuk mengepung hutan tempat Raja Jin Sonta bersembunyi.

Akhirnya, Raja Jin Sonta keluar dan bertarung dengan Pangeran Purbaya.

Raja Jin Sonta dapat dikalahkan oleh Pangeran Purbaya.

Strategi Pangeran Purbaya memakai taktik gelang itu membuat seluruh wilayah itu disebut denga nama Magelang.

Jika dirasa kurang lengkap, silahkan simak video di bawah ini.

2. Tuliskan permainan seperti apa yang dimainkan pada lagu "Cublak-Cublak Suweng"!

Coba praktikkan permainan tersebut bersama keluargamu.

Jawaban

Permainan pada lagu "Cublak-Cublak Suweng" dimainkan oleh banyak anak.

Satu dari anak pemain tersebut harus tengkurap menghadap lantai.

Pemain yang tengkurap dapat ditentukan dengan 'hompimpa'.

Pemain yang lain memainkan benda kecil seperti batu, kelereng, dan lainnya yang akan disembunyikan dari pemain yang tengkurap.

Pemain yang tengkurap harus menebak siapa yang membawa benda kecil tersebut.

3. Nasihat apa yang terkandung dalam lagu daerah Jawa Tengah yang berjudul "Lir-Ilir"?

Jawaban

Nasihat yang terkandung dalam lagu daerah Jawa Tengah yang berjudul "Lir-Ilir" adalah perjuangan seorang manusia dalam beribadah di dunia.

Dalam akhir lagu "Lir-Ilir" dijelaskan, selagi kita di dunia mari mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya sebagai bekal kelak ketika menghadap Yang Maha Kuasa.

Soal dan Jawaban TVRI SMP

Berikut ini adalah soal dan jawaban TVRI SMP Belajar dari Rumah Rabu, 15 Juli 2020 materi Planet Kita: Air Tawar.

Soal nomor 1

Sebutkan tiga aktivitas manusia yang bisa mengakibatkan terjadinya krisis air!

Jawaban:

Beberapa aktivitas manusia yang bisa mengakibatkan terjadinya krisis air antara lain:

- Pengurangan zona hijau, penebangan hutan secara liar dan tidak ada upaya pengendalian kelestarian alam.

- Perilaku membuang sampah sembarangan.

- Pembangunan gedung-gedung pencakar langit atau bangunan tanpa mengindahkan analisis lingkungan mendalam.

- Pembuangan limbah rumah tangga, limbah pabrik dan berbagai macam sampah ke sungai.

Soal nomor 2

Langkah kreatif apa yang bisa kamu lakukan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pelestarian air?

Jawaban:

- Menyadarkan orang sekitar seperti keluarga, saudara, tetangga, teman dll untuk jangan membuang sampah sembarangan.

- Menggunakan sosial media untuk mengingatkan tentang pentingnya kelestarian air dijaga bersama.

- Mengadakan atau ikut program kerja bakti membersihkan lingkungan rumah dan kampung/desa.

Soal nomor 3

Langkah konkret apa yang bisa kamu lakukan sehari-hari untuk melestarikan air?

Jawaban:

- Membuang sampah pada tempatnya.

- Menggunakan air dirumah dengan bijak, artinya tidak boros.

- Menanam pohon di sekitar rumah.

*)Disclaimer:

- Kunci jawaban dalam artikel ini hanya digunakan oleh orangtua/wali untuk memandu proses belajar anak di rumah.

- Soal ini berupa pertanyaan terbuka dan sangat umum. Artinya, jawaban tidak terpaku seperti di atas, masih ada alternatif lainnya.

----------------------------------------------------------------------------------------

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KUNCI JAWABAN TVRI SMP Belajar dari Rumah Rabu, 15 Juli 2020, Planet Kita: Air Tawar,
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Siti Nurjannah Wulandari

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul KUNCI JAWABAN SOAL TVRI Hari Ini Rabu 15 Juli 2020, untuk SD Kelas 4-6, Belajar dari Rumah,
Editor: Glendi Manengal

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jawaban dan Soal TVRI Rabu, 15 Juli 2020 SD Kelas 1-3: Belajar dari Rumah Tentang Belajar Berhitung,
Penulis: Sri Juliati
Editor: bunga pradipta p

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved