Breaking News:

TikTok Dilarang di Amerika Serikat dan India, Kini Amazon Ikut Larang Karyawannya Gunakan TikTok

Alasan di balik penolakan itu karena menyangkut masalah privasi dan keamanan nasional.

SHUTTERSTOCK
TikTok Dilarang di Amerika Serikat dan India, Kini Amazon Ikut Larang Karyawannya Gunakan TikTok / ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - TikTok adalah satu di antara aplikasi jaringan sosial dan platform video musik yang populer di kalangan pengguna smartphone di berbagai belahan dunia.

Tak terkecuali di Indonesia.

Tiongkok dluncurkan pada September 2016 lalu oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao. 

Saat ini, TikTok menjadi satu di antara aplikasi layanan berbagi video milik China yang terus meningkat popularitasnya.

Terutama di kalangan anak muda di berbagai negara di dunia.

Viral Tiktok Video Bocah Cilik Caca Salsabila Lipsync Lagu Malaysia Berbeza Kasta Thomas Arya

Namun, beberapa negara yang berseteru dengan China mulai melarang penggunaan aplikasi tersebut.

Dua di antaranya adalah Amerika Serikat (AS) dan India.

Alasan di balik penolakan itu karena menyangkut masalah privasi dan keamanan nasional.

Di AS misalnya, seruan untuk menghapus aplikasi TikTok tidak hanya datang dari pejabat pemerintah, tetapi perusahaan besar juga sudah mulai resah dengan kehadiran aplikasi itu.

Raksasa e-commerce AS Amazon.com pada Jumat lalu (10/7/2020), sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id,  sempat menginstruksikan karyawannya untuk menghapus aplikasi TikTok dari perangkat seluler mereka. 

BAHAYA! 54 Aplikasi Curi Data Penting Termasuk TikTok Asal China Bisa Curi Nomor Rekening & Password

Halaman
123
Editor: Ishak
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved