Breaking News:

STKIP Pamane Talino Ngabang akan Gelar International Conference

Namun krisis Covid-19 membuka Mata Kita tentang tantangan pendidikan di Negara kita dan dunia.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Webinar. 

Citizen Reporter
Komsos Keuskupan Agung Pontianak, Samuel

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Belajar dan belajar, itulah kata yang paling tepat dalam segala situasi.

Seiring berkembangnya teknologi, kini masalah bisa semakin mudah di atasi.

Jika jeli, maka semua akan semakin jelas terlihat kesempatan-kesempatan yang mungkin selama ini dipandang sebelah mata.

Hal itu, persis apa yang dialami seluruh dunia saat ini, meskipun Pandemi Covid-19, tetapi belajar itu masih bisa berlansung sampai saat ini.

Terlebih dalam bidang penyebaran informasi dan pendidikan.

Webinar merupakan salah satu cara moderen yang hadir sebagai salah satu opsi baru dalam menyebarkan informasi dan ajar-mengajar terkini.

Dalam wawancara bersama dengan P. Johanes Robini Marianto, OP Jumat 10 Juli 2020, ia menjelaskan bahwa situasi pandemi Covid meninggalkan banyak efek dalam semua segi kehidupan masyarakat.

Pendidikan tidak terlepas dari efek tersebut.

“Sudah banyak sekolah swasta mengeluh tentang keberlangsungan hidup mereka karena kuliah harus diadakan online dengan situasi. Sebabnya, banyak peserta dididik tidak terjangkau jaringan internet,” tutur P. Robini, OP.

Teropong STKIP Pamane Talino Ngabang, P Johanes Robini Marianto, OP: antara Cita-cita dan Kenyataan

Halaman
123
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved