PENAMPAKAN Bangunan Usia 1.500 Tahun Hagia Sophia, Museum di Turki Awalnya Katedral Kini Jadi Masjid

Hal ini setelah pengadilan di Turki pengadilan membatalkan dekrit presiden 1934 yang merubah bangunan itu menjadi museum.

Ozan KOSE / AFP
Foto diambil pada tanggal 26 Juni 2020 di Istanbul, seorang turis mengambil foto bagian tengah utama Hagia Sophia melalui "Gerbang Kaisar". Pengadilan tinggi Turki pada 10 Juli 2020 mencabut status Hagia Sophia abad keenam sebagai museum. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Turki mengukir sejarah baru Juli 2020, ketika bangunan bersejarah di negara itu berubah fungsi.

Hagia Sophia, sebuah bangunan di Istanbul, Turki yang saat ini berfungsi sebagai musem tengah menjadi perbincangan.

Hal ini setelah pengadilan di Turki pengadilan membatalkan dekrit presiden 1934 yang merubah bangunan itu menjadi museum

Dikutip dari CNN, Sabtu (11/7/2020), menindaklanjuti putusan pengadilan itu, hanya selang dua jam, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan dekrit baru yang menyatakan Hagia Sophia resmi diubah menjadi pusat peribadatan umat Muslim.

Dikutip dari BBC, Hagia Sophia merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.
Dalam foto ini, foto yang diambil pada 2 Juli 2020 di Istanbul menunjukkan museum Hagia Sophia di Istanbul.
Dalam foto ini, foto yang diambil pada 2 Juli 2020 di Istanbul menunjukkan museum Hagia Sophia di Istanbul. (Ozan KOSE / AFP)

Bangunan megah yang telah berusia 1.500 tahun itu sebelumnya merupakan katedral dan sempat difungsikan sebagai masjid.

Lalu pada akhir 1930-an, Hagia Sophia digunakan sebagai museum.

Ide konversi Hagia Sophia ditelurkan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sepanjang kampanyenya tahun lalu.

Sejarah Hagia Sophia

Pada awalnya, Hagia Sophia merupakan katedral utama Kekaisaran Bizantium yang dibangun pada abad ke-6.

Bangunan kubah yang ikonik ini terletak di distrik Fatih Istanbul, di tepi barat Bosporus.

Setidaknya sejak selesai pembangunannya pada 537 M sampai 1453 M, bangunan ini menjadi katedral Ortodoks dan tempat kedudukan Patriark Ekumenis Konstantinopel.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved