Breaking News:

KALBAR 24 JAM - Kasus Pembuangan Bayi, Kebijakan Baru Sekolah Kalbar, hingga Polisi Ringkus Jambret

Setelah ditangkap, ibu bayi yang langsung digiring ke Mapolresta Pontianak membeberkan kronologis kejadian kepada penyidik.

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
KOLASE/ TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KALBAR 24 JAM - Kasus Pembuangan Bayi, Kebijakan Baru Sekolah Kalbar, hingga Polisi Ringkus Jambret. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kembali Tribunpontianak.co.id menyajikan beragam informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir mengawali bulan Juli pekan ini sejak Kamis (9/7/2020) kemarin.

Berita yang di sajikan dibawah ini merupakan berita dengan tingkat keterbacaan tinggi dan populer dari pembaca.

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Jumat (10/7/2020) pagi:

1. Fakta Baru Kasus Pembuangan Bayi, Melahirkan Sendiri di Kos lalu Telepon Pacar dan Jasad Dibuang

Terungkap fakta mengejutkan berdasarkan pengakuan sang ibu yang melahirkan bayi dalam kasus pembuangan jasad bayi di tempat sampah di Jalan Parit Haji Husin (Paris) 2, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (9/7/2020).

Pasca kasus ini, anggota Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak memang langsung meringkus sang ibu, Kamis malam.

Setelah ditangkap, ibu bayi yang langsung digiring ke Mapolresta Pontianak membeberkan kronologis kejadian kepada penyidik.

Deretan Fakta Jasad Bayi di TPS Paris II - Sempat Dikira Boneka, Kronologi dan Pengakuan Sang Ibu

Berdasarkan pengakuan sang ibu, bahwa pacarnya atau sang ayah bayi tersebut yang membuang jasad tersebut ke tempat sampah.

Diakui oleh sang ibu tersebut bahwa proses persalinan dilakukan sendiri di kosnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved