Breaking News

Panjat Tebing Kalbar Ambisi Ukir Sejarah Raih Medali PON XX

Selain pembuktian kejuaraan yang pernah diikuti sang atlet, seperti Kejuaraan Internasional di Bogor 2019

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Sejumlah atlet mengikuti kejuaraan Panjat Tebing di atena Sport Climbing SSA Pontianak baru-baru ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Beberapa dekade terakhir ini, cabang olahraga Panjat Tebing Kalimantan Barat masih belum pernah menorehkan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Torehan medali hanya diraih PON ke 18 di Riau, saat itu Kalbar bertengger di urutan keempat dan hampir memboyong medali perunggu.

Pada PON XX Papua yang rencana akan digelar tahun 2020 namun rencana itu terpaksa ditunda lantaran covid-19 hingga ditunda pada tahun 2021 nanti.

Ambisi besar yang diinginkan oleh pengurus, pelatih dan atlet panjat tebing Kalimantan Barat untuk mendulang medali dan bahkan tak tanggung-tanggung medali emas yang menjadi target utama yang ingin dicapainya.

Minim Kejuaraan Panjat Tebing di Daerah, Federasi Akui Terkendala Anggaran

Pelatih panjat tebing Kalbar, Suparman mengatakan bahwa prestasi terbaik Kalbar hampir memboyong perunggu PON 18 Riau 2012 kategori bolder, sisanya di level Kejuaraan Nasional Kalbar pernah meraih medali perunggu.

Berkaca dari hasil Prapon 2019 lalu, atlet Kalbar atas nama Vedriq Leonardo meraih emas memantapkan optimisme Suparman beserta jajaran pengurus untuk menorehkan prestasi terbaik pada PON XX nantinya.

Selain pembuktian kejuaraan yang pernah diikuti sang atlet, seperti Kejuaraan Internasional di Bogor 2019, pada saat itu Vedriq juga meraih medali emas.

“In Syaa Allah, kalau di nomor speed Vedriq masih yang terbaik di Indonesia, kecuali ada non teknis ya, kalau teknisnya memang meningkatkan kecepatan itu cukup sulit karena terukur dengan hitungan detik” jelas Suparman, Kamis (9/7/2020).

Sementara itu Akademisi FKIP UNTAN, Haetami menilai seharusnya hasil Prapon yang ditorehkan atlet panjat tebing Kalbar Vedriq Leonardo bisa dipertahankan saat PON XX, hanya diakuinya ada faktor keberuntungan yang bakal dialami seorang atlet karena di nomor speed ini atlet bisa saja salah pegang dan terpeleset.

Ia memyarankan dalam mengindari faktor keberuntungan tersebut tim pelatih harus mempunyai strategi atau taktik yang jituh saat menjalankan latihan.

Berikut Sederet Prestasi Veddriq Leonardo Atlet Panjat Tebing Kalbar

“Fisik sudah oke, cengkraman sudah kuat, daya otot juga sudah bagus, jadi tinggal taktik dan strategi harus lebih dikuatkan lagi oleh tim pelatih” imbuh Haetami 

Menurut Haetami karena panjat tebing merupakan olahraga terukur, tim pelatih atau atlet bisa mengetahui atau menghitung berapa jarak dari satu titik pegangan atau pijakan ke titik lainnya dalam dinding perlombaan suatu kejuaraan dalam hal ini PON XX.

Diakuinya hal ini memang cukup berat dilakukan dan detail dipikirkan, karena PON XX harus maksimal dan bukan untuk main-main. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved