Virus Corona Masuk Kalbar

Bupati Jarot Minta Antisipasi Kasus Corona Masuk Melalui Jalur Perbatasan di Sintang

Apalagi, di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu, sudah ada satu warga yang terkonfirmasi positif corona usai pulang bekerja dari Malaysia.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANWAR
Bupati Jarot minta antisipasi kasus Corona impor dari Malaysia lewat jalur perbatasan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno meminta tim gugus tugas penanganan Covid-19 mengantisipasi masuknya virus corona dari wilayah perbatasan.

Jarot beranggapan, penanganan Covid-19 di Kalbar sangat baik, namun untuk wilayah perbatasan harus diantisipasi.

Apalagi, di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu, sudah ada satu warga yang terkonfirmasi positif corona usai pulang bekerja dari Malaysia.

Warga tersebut yang kini sudah sembuh.

"Kita mencegah kasus impor.

Kita berasumsi di kalbar penagaan covid bagus, kalau datangnya dari Pontianak sudah aman, yang paling antisipasi dari daerah perbatasan," ungkap Jarot.

Harysinto: Sekolah yang Tidak Ada Kasus Konfirmasi Positif Corona Boleh Sekolah Seperti Biasa

Bupati Jarot Winarno Segera Terbitkan SK Transisi Menuju New Normal di Kabupaten Sintang

Guna mempermudah penanganan Covid-19 di wilayah perbatasan, dua Puskemas di Kecamatan Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu diberikan kemampuan untuk melakukan rapid test terhadap para pelintas batas yang masuk ke Sintang dari Malaysia melalui jalur tikus.

Tak hanya itu, Pemkab Sintang juga menyiapkan rumah singgah di dua kecamatan tersebut untuk tempat isolasi warga. Baik warga setempat, maupun warga luar Kalbar melintasi perbatasan.

"Dua puskemas diberi kemampuan rapid test.

Rumah singgah di Ketungau Tengah dan Ketungau hulu sedang kita tingkatkan.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved