VIDEO: Tenaga Kontrak di Lingkungan Pemprov Kalbar Resah Bakal Diberhentikan

Selain itu, PTKK juga meminta agar DPRD Provinsi Kalbar melindungi serta mengawal perpanjangan kontrak tenaga honorer.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Puluhan tenaga kerja kontrak di lingkungan Pemprov Kalbar melakukan audiensi ke Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Senin (06/07/2020).

Massa yang menamai dirinya Persatuan Tenaga Kontrak Kalbar (PTKK) ini mengadukan sejumlah tuntutan, terlebih terkait peraturan Kemenpan-RB agar tenaga kontrak dihapuskan pada 2023 dan menjelang itu pertahun akan diberhentikan secara bertahap.

Juru bicara PTKK, Fitri Apriadi menegaskan pihaknya menolak formulir yang ada pada surat Gubernur nomor 800/1310/BKD-C tanggal 24 Juni 2020 tentang pemberian pilihan bagi tenaga kontrak.

PTKK, disebutnya, juga meminta agar DPRD dan Pemprov Kalbar untuk segera mendorong DPR RI mempercepat pembahasan revisi UU ASN nomor 05 tahun 2014.

Tenaga Kontrak Pemprov Kalbar Resah Bakal Diberhentikan, Angeline: Kita akan Panggil BKD

Selain itu, PTKK juga meminta agar DPRD Provinsi Kalbar melindungi serta mengawal perpanjangan kontrak tenaga honorer.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco menegaskan jika pihaknya serius mengenai hal ini.

"Kita menganggap serius hal ini karena itu dalam waktu dekat kemungkinan dalam minggu depan kita langsung memanggil mitra kerja kita, BKD untuk mempertanyakan nasib rekan-rekan kita 1400 lebih ini. Kita upayakan mencari solusi terbaik," katanya.

"Kita sangat merasakan ada kekecewaan yang luar biasa yang mereka rasakan, karena itu kita sebagai wakil rakyat harus membantu memperjuangkan ini," tambah politisi PDI Perjuangan ini.

Pemerintah, lanjut dia, harus menghargai hasil kinerja para tenaga kontrak selama ini.

"Kalau pun tidak ada jalan lain, setidaknya lakukanlah dengan cara yang beradab, setelah beberapa tahun mereka mengabdi, gunakanlah cara beradab, bicara bersama dengarkan mereka, kami harapkan Pemprov Kalbar untuk mendengarkan mereka," tutupnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved