Rekaman Viral Diduga Bagi-bagi Proyek di Singkawang Dinilai Fitnah, Perekam Dilaporkan ke Polisi

Ia menegas rekaman suara yang beredar di media sosial tersebut sangat jelas merupakan sebuah fitnah dan pencemaran nama baik.

TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Tambok Pardede, SH yang merupakan Advokat Kuasa Hukum dari Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjira, SH. MH, Dido Sanjaya, SH., Eka Candra, Anton Triady dan Hariyanto, saat wawancara, Senin (6/7/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Rekaman suara, yang diduga suara Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dengan beberapa orang hingga dicitrakan sedang bagi-bagi proyek beredar luas di media sosial (Medsos).

Buntut dari viralnya rekaman tersebut kini berujung laporan ke pihak Kepolisian Polres Singkawang.

Tambok Pardede, SH yang merupakan Advokat Kuasa Hukum dari Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjira, SH. MH, Dido Sanjaya, SH., Eka Candra, Anton Triady dan Hariyanto, mendatangi langsung Polres Singkawang untuk membuat laporan terkait rekaman suara tersebut.

Beredar Rekaman Diduga Bagi-bagi Proyek di Medsos, Tjhai Chui Mie Angkat Bicara

"Kami telah melaporkan yang kami duga sebagai perekaman, pendistribusian dan transmisi pertemuan pembicaraan antara Wali Kota dan Badan Anggaran waktu itu," ujar Tambok saat diwawancarai awak media seusai melaporkan kasus rekaman suara Wali Kota ke Polres Singkawang, Senin (6/7/2020).

Ia menegas rekaman suara yang beredar di media sosial tersebut sangat jelas merupakan sebuah fitnah dan pencemaran nama baik.

"Coba di dengarkan dengan baik-baik rekaman itu, tidak ada pembicaraan tentang bagi-bagi proyek," tegasnya.

Ia menerangkan terkait keaslian rekaman tersebut telah sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diselidiki.

"Dati Kepolisian sudah menerima laporannya dan segera diproses," ungkapnya.

Suasana saat Tambok Pardede SH yang merupakan kuasa hukum Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang Sumberanto dan berberapa orang lainya saat melaporkan terkait isu rekaman suara Wali Kota Singkawang kepada Polres Singkawang, Senin (6/7/2020).
Suasana saat Tambok Pardede SH yang merupakan kuasa hukum Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang Sumberanto dan berberapa orang lainya saat melaporkan terkait isu rekaman suara Wali Kota Singkawang kepada Polres Singkawang, Senin (6/7/2020). (TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia)

Selain itu, ia menjelaskan pertemuan antara Wali Kota dan Badan Anggaran DPRD pada tahun 2018 tersebut adalah untuk membicarakan RAPBD Kota Singkawang Tahun 2019, hal tersebut menurutnya sudah sesuai peraturan yang ada.

"Peraturan Pemerintah No.16 tahun 2010 tentang Penyusunan Peraturan Daerah Perwakilan Rakyat Daerah tentang Tata Tertib DPD dan Tata Tertib DPRD Kota Singkawang No.1 tahun 2005," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved