Bayar Denda Rp 15,5 Miliar dan 20 Tahun Penjara, TKI di Arab Saudi Bebas dari Hukuman Mati

Setelah tersangkut kasus dengan dakwaan pembunuhan atas majikannya saat bekerja sebagai TKI di Arab Saudi.

ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat, Etty Toyyib dijadwalkan tiba di Indonesia Senin (6/7/2020).

Kepulangannya merupakan menjadi momen paling membahagiakan untuk kembali bisa bertemu dengan keluarga pasca terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi.

Setelah tersangkut kasus dengan dakwaan pembunuhan atas majikannya saat bekerja sebagai TKI di Arab Saudi.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegabriel menerangkan, Etty dijadwalkan tiba di Jakarta Senin (6/7/2020) sore pukul 16.05 WIB.

"Etty Toyyib Anwar, WNI asal Majalengka yang selamat dari hukuman mati dijadwalkan akan tiba di Jakarta sore ini pukul 16.05," kata Agus melalui keterangan tertulis, Senin (6/7/2020).

Demi mempercepat proses pemulangan Etty Toyyib, Agus Maftuh menemui penasehat Raja Salman bin Abdul Aziz Al-saud yakni Pangeran Khalid al-Faisal Al Saud yang juga menjabat Gubernur Mekkah.

Pertemuan itu dilakukan pada Senin 10 Februari 2020, didampingi Koordinator Perlindungan WNI KBRI Riyadh, Raden Arief dan atase hukum Rinaldi Umar.

Pertemuan berlangsung di kantor Pangeran Khalid al-Faisal di Jeddah.

Agus mengatakan, Etty bebas dari hukuman mati setelah didakwa membunuh majikannya Faisal al-Ghamdi pada 2001 lalu.

KRONOLOGI TKI asal Sambas Nekat Susuri Hutan dari Malaysia, 3 Masih Hilang Tersesat sejak April 2020

Ia bebas setelah membayar diyat tebusan 4 juta riyal atau Rp 15,5 miliar dan menjalani hukuman penjara 20 tahun.

Halaman
12
Editor: Madrosid
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved