Virus Corona Masuk Kalbar

465 Pelaku UKM di Kayong Utara Terkena Imbas Pandemi Covid-19

Selain itu, kata Rina, data tersebut pun hanya berdasarkan pendataan di empat kecamatan dari total enam kecamatan di Kayong Utara.

TRIBUN PONTIANAK/Adelbertus Cahyono
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disperindagkop Kayong Utara, Rina Widayati. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disperindagkop Kayong Utara, Rina Widayati mengutarakan, sekitar 465 pelaku UKM terkena imbas pandemi Covid-19.

Sebagian besar pelaku UKM yang terkena imbas antara lain pedagang makanan dan sayuran.

Menurut Rina, selain mengalami penurunan penjualan, pelaku UKM juga ada yang kesulitan membayar cicilan pinjaman.

"Yang kayak penjual ayam itu kan, ya misalnya, mereka kan pinjamannya sekitar Rp 20 juta, jadi mereka terdampak juga," sebut Rina saat diwawancarai tribunpontianak.co.id di ruang kerjanya, belum lama ini.

Meski begitu, Rina mengatakan data tersebut belum final, masih ada data yang belum masuk.

Pinsar Kalbar Sayangkan Rencana Pemprov Impor Telur dan Ayam dari Malaysia

PENGAKUAN Laudya Chyntia Bella 2 Tahun jadi Istri Engku Emran: Kenangan hingga Pelajaran Cinta

Rina menyebut proses pendataan baru selesai pekan lalu.

Selain itu, kata Rina, data tersebut pun hanya berdasarkan pendataan di empat kecamatan dari total enam kecamatan di Kayong Utara.

Di antaranya Sukadana, Simpang Hilir, Teluk Batang, dan Seponti, minus Pulau Maya dan Kepulauan Karimata.

Rina mengaku pihaknya tidak mempunyai tindakan khusus untuk membantu para pelaku UKM tersebut.

Kata Rina, yang dilakukan Pemerintah Daerah sejauh ini hanya berupa pemberian kompensasi senilai Rp 500 ribu kepada para pemilik warung di kawasan wisata.

Begini Cara Pangdam XII Tanjungpura Beri Kejutan Kepada Kapolda Kalbar di HUT Bhayangkara Ke-74

Halaman
12
Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved