Produksi Padi di Sekadau Alami Peningkatan, Ini Data DKPPP

Hal itu disampaikan Sandae berdasarkan data statistik sejak tahun 2017- 2019 yang dimiliki Dinas DKP3.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Satu di antara sawah petani yang dikunjungi oleh petugas lapangan dari Dinas DKP3 Sekadau. Selasa (30/6/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau Drs Sandae mengungkapkan produksi padi di Kabupaten Sekadau meningkat dari tahun 2017-2019.

Hal itu disampaikan Sandae berdasarkan data statistik sejak tahun 2017- 2019 yang dimiliki Dinas DKP3.

Untuk data luas tanam padi di Kabupaten Sekadau meningkat dari 17.910,00 ha, di tahun 2018 menjadi 20.149,00 ha, dan pada tahun 2019 mencapai 21.040,00 ha.

Selanjutnya untuk luas panen padi di Kabupaten Sekadau pada tahun 2017 berjumlah 16.889,30 ha, menjadi 19.078,20 ha pada tahun 2018, dan naik ke 18.918,00 ha di tahun 2019.

Bupati Jarot Minta Diskominfo Perbanyak Produksi Video Pendek Simulasi New Normal

Bupati Kapuas Hulu Minta Camat dan Kades Gencarkan Sosialisasi Fase New Normal

Data provitas padi total di Kabupaten Sekadau pada 2017 berjumlah 25,20 (Kw), ditahun 2018 mengalami penurunan 22,86 (Kw) dan di tahun 2019 naik menjadi 27,96 (Kw).

Untuk data produksi padi total di Kabupaten Sekadau sejak tahun 2017 berjumlah 42.561,00 ton , naik di tahun 2018 menjadi 43.612,00 ton dan terus naik di tahun 2019 menjadi 52.895,00 ton.

"Tanam padi 2019 meningkat sebesar 891 ha dibandingkan dengan tanam padi 2018. Produksi meningkat sebesar 9283 ton terhadap produksi 2018,"ungkapnya, Selasa (30/6/2020)

Kadis DKP3 Kabupaten Sekadau itu memaparkan, meningkatnya hasil produksi padi pada tahun 2019 dikarenakan peningkatan provitas sebesar 5,1 Kw/Ha meskipun luas panen menurun.

INFO TERBARU - Penting Bagi Peserta UTBK dari LTMPT Login portal.ltmpt.ac.id & Jadwal UTBK

Sementara itu untuk tanaman jagung, Sandae menjelaskan terjadi penurunan hasil produksi dari tahun 2018 ke 2019.

Tanam jagung 2019 menurun sebesar 1060 Ha dibandingkan dengan tanam 2018 produksi menurun sebesar 3936 ton terhadap produksi 2018 karena terjadi penurunan provitas sebesar 3,2 Kw/Ha.

Halaman
12
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved