Tingkatkan Pemahaman JKN - KIS, BPJS Kesehatan Lakukan Sosialisasi se-Kota Pontianak

Arian menjelaskan bahwa Perpres 64 Tahun 2020 hadir demi keberlangsungan Program JKN-KIS.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Tingkatkan Pemahaman JKN - KIS, BPJS Kesehatan Lakukan Sosialisasi se-Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap regulasi dan informasi terbaru terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Pontianak mengadakan sosialisasi kepada Lurah Se-Kota Pontianak belum lama ini. 

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Arian Fani Arora memaparkan terkait Perpres 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Perpres 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan telah ditetapkan oleh pemerintah.

Menurutnya, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara mempunyai kewajiban untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh pesertanya.

BPJS Kesehatan Kabupaten Landak Beri Pemahaman Peserta JKN - KIS Lewat Kegiatan Goes To Customer

“Lurah sebagai pejabat yang paling dekat dengan masyarakat. Kami harapkan informasi yang kami sampaikan pada hari ini tidak hanya sampai di Lurah namun juga dapat tersampaikan kepada masyarakat. Peran serta masyarakat untuk aktif dan berpartisipasi dalam Program JKN-KIS sangat membantu keberlangsungan program ini," tutur Arian.

Arian menjelaskan bahwa Perpres 64 Tahun 2020 hadir demi keberlangsungan Program JKN-KIS.

Perpres ini juga menindaklanjuti Putusan MA terkait pembatalan penyesuaian iuran JKN-KIS.

Dalam Perpres 64 Tahun 2020 terjadi perubahan penyesuaian iuran terutama untuk peserta Pekerja Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Per 1 Juli 2020 ditetapkan penyesuaian iuran untuk peserta mandiri kelas 1 menjadi Rp 150.000/jiwa/bulan, kelas 2 menjadi Rp 100.000/jiwa/bulan dan kelas 3 menjadi Rp 42.000/jiwa/bulan.

Namun peserta kelas 3 diberikan subsidi oleh pemerintah sehingga selama tahun 2020 iurannya tetap tidak mengalami kenaikan.

“Pemerintah memberikan subsidi iuran bagi peserta mandiri kelas 3, dari iuran yang telah ditetapkan diatas peserta mandiri kelas 3 mendapatkan subsidi sebesar Rp 16.500/jiwa/bulan. Sehingga iuran yang dibayarkan selama tahun 2020 tetap yaitu Rp 25.500/jiwa/bulan," jelas Arian.

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan BPJS Pontianak ini juga dihadiri oleh pejabat dari Dinas Sosial Kota Pontianak dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial Yusru Lailawati. Yusru menjelaskan prosedur pelayanan kepada  masyarakat yang belum mendapat perlindungan program Jaminan Sosial.

Halaman
12
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved