Kisah Polisi Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibu Kandungnya karena Sepeda Motor

Warga tersebut, diketahui akan melaporkan ibu kandungnya sendiri terkait dugaan penggelapan.

tangkapan layar
tangkapan layar Polisi Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibu Kandungnya karena Sepeda Motor 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beberapa waktu terakhir, viral sebuah video yang memperlihatkan seorang Polisi menolak laporan warga.

Warga tersebut, diketahui akan melaporkan ibu kandungnya sendiri terkait dugaan penggelapan.

Peristiwa itu ternyata terjadi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Polisi dalam video adalah Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono dan seorang warga berinisial M.

Saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2020) Priyo mengatakan, saat membuat laporan ke polisi, M menuding ibu kandungnya telah melakukan penggelapan sepeda motor yang dibeli dari harta warisan ayahnya.

KRONOLOGI Wali Kota Surabaya Tri Risma Sujud di Kaki Dokter Ahli Paru & Ucapkan Kalimat Ini

Mengetahui laporan itu, Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono mengaku prihatin.

Pasalnya, hanya karena masalah motor, seorang anak berusaha memperkarakan ibu kandungnya sendiri ke polisi.

Karena itu, Priyo secara tegas menolak laporan tersebut dan memintanya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Iyaa, saya enggak mau nerima, saya menyarankan untuk dirundingkan keluarga," kata Priyo.

Dikatakan Priyo, kasus tersebut bermula saat sang anak atau M menjual tanah warisan milik ayahnya senilai Rp 200 juta.

Halaman
12
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved