Breaking News:

Dinas Kesehatan Kubu Raya Fasilitasi Rapid Test Gratis untuk Para Santri Kembali ke Ponpes di Jawa

Sejauh ini telah terdapat 1038 santri yang telah terdata untuk dilakukan rapid test

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Muzammilul Abrori
Foto bersama Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan bersama para santriwan-santriwati yang mengikuti fasilitas rapid test gratis, pada Senin (29/6/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan Kubu Raya memfasilitasi rapid test gratis terkait prosedur protokol kesehatan untuk kepulangan santri yang akan kembali belajar di sejumlah pondok pesantren di pulau Jawa.

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan mengatakan, kegiatan Rapid test inipun bertujuan dalam rangka skrining Covid-19 yang dilakukan bagi Santriwan-santriwati Kabupaten Kubu Raya yang akan kembali menempuh pendidikan di Pondok Pasantren Jawa.

"Kami memfasilitaskan para santriwan-santriwati rapid test gratis, sebagai persyaratan keberangkatan mereka untuk pulang ke pondok pesantrennya masing-masing diluar Kalimantan Barat,"

"Para santri yang dari kubu raya yang bahkan ada dari luar juga ada yang rapid test di sini. Kan kasian kalau harus balik ke Melawi atau Ketapang barang satu dua orang.

Tapi bentuk pelaporan kita ke provinsi itu disebutkan bahwa si a dari kabupaten ini karena mempengaruhi stok kita," ungkap Marijan kepada Tribun, pada Senin (29/6).

Kadiskes Kubu Raya Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Disampaikan Marijan pula, sejauh ini telah terdapat 1038 santri yang telah terdata untuk dilakukan rapid test, sebelum berangkat kembali ke pondok pesantrennya masing-masing diluar Kalimantan Barat.

"Kita tidak ada batasan, selama dia santri kita akan usahakan, yang terdaftar di kita ada 1038 santri di kabupaten kubu raya,"

"Banyaknya santri hari ini pun ada 124 santri, pokoknya kita setiap hari itu hampir 150 sampai 200 santri dalan satu hari," sampainya.

Walau dikatakan Marijan fasilitas rapid test gratis ini tidak bisa dilakukan secara maksimal. 

Tapi setidaknya ini bentuk wujud keikutsertaan pemerintah dalam mendukung para santri menuntut ilmu, demi Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik.

TERUNGKAP Pembuangan Bayi di Tempat Sampah Jalan Parit Pangeran Pontianak & Pengakuan DL Pada Polisi

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved