Virus Corona Masuk Pontianak

Alasan Pemprov Kalbar Perpanjang Status Tanggap Darurat Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan sampai hari ini ada tiga besar kelompok umur yang terpapar covid-19.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperpanjang status Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Perpanjangan status ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar A.L. Leysandri di Aula Praja II Kantor Gubernur Kalbar, Senin (29/6/2020).

A.L. Leysandri mengungkapkan, keputusan memperpanjang status Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 didasarkan kajian Dinas Kesehatan dan kondisi pemahaman masyarakat terkait new normal.

"Berdasarkan kajian dinas kesehatan dan kondisi pemahaman new normal belum begitu tersampaikan dengan baik di masyarakat maka kita perpanjang status tanggap darurat," ungkapnya.

VIRAL KISAH Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Motif Warisan Dibelikan Motor dan Laporan Ditolak

Perpanjang status ini, menjadi dasar utama dalam penegakkan dan terus mengedukasi ke masyarakat tentang Covid-19.

"Dengan perpanjang surat keputusan ini ada dasar dalam mengedukasi dan penegakkan tentang Covid-19,'' katanya.

"Kita berikan kekuatan dan semangat bagi kawan-kawan operasional di lapangan. Kita harapkan angka kasus penularan bisa ditekan dan ditanggulangi," harapnya.

Surat Keputusan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 dimulai besok 30 Juni 2020 sampai Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional dicabut.

Paling Banyak Terinfeksi

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan sampai hari ini ada tiga besar kelompok umur yang terpapar covid-19.

Kelompok pertama adalah kelompok umur 35-39 tahun berkisar 15,6 persen.

“Kemudian kelompok umur 30-34 sekitar 12,5c persen. Dan kelompok umur 25-29 tahun berkisar 10,9 persen,” ujar Harisson,  Senin (29/6/2020).

Dengan demikian kelompok umur 25-39 tahun adalah kelompok yang paling banyak terpapar covid-19 atau sekitar 39 persen .

“Pada kelompok umur ini sebagian besar merupakan OTG begitu juga dengan kelompok umur lain,” ujar Harisson.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved