Zulkarnaen Siregar Usul DPRD Kalbar Segera Bentuk Pansus Aset

Bang Zul, sapaan akrabnya pun mencontohkan sejumlah permasalahan aset yang ada di Pemprov Kalbar.

Zulkarnaen Siregar Usul DPRD Kalbar Segera Bentuk Pansus Aset
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Zulkarnaen Siregar usulkan bentuk Pansus Aset, untuk selamatkan aset Pemprov Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalbar, Zulkarnaen Siregar mengusulkan agar DPRD Provinsi Kalbar segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk aset Provinsi Kalbar.

Menurut Bang Zul, sapaan akrabnya, dengan dibentuk pansus aset di DPRD Provinsi, tentu juga berdampak positif untuk daerah di antaranya guna penyelamatan aset Pemprov itu sendiri.

"Saya minta, saya mengusulkan DPRD membentuk pansus aset Provinsi Kalbar karena dari jaman terdahulu juga tidak terbentuk pansus aset," kata Zulkarnaen Siregar, Minggu (28/06/2020).

SEDANG LIVE, Link Streaming Leicester City Vs Chelsea - Lampard Pasang Tammy Abraham dan Willian

Cara Polsek Ngabang Landak Edukasi Warga Tentang New Normal

"Dari dulu saya sudah mengusulkan pansus aset tapi tidak juga terlaksana, dan saya berharap di kepemimpinan pemerintahan yang sekarang, kita bentuk pansus aset agar berkaitan dengan aset tidak lagi jadi temuan kedepannya," tambahnya.

"Karena ini DPRD yang baru, banyak anggota dan orang baru yang paham tentang aset, perlu kita belajar, kita berharap aset bisa genahkan, itu adalah tugas DPRD membenahi semua aset di Kalbar, salah satunya membantu pemerintah agar aset terjaga dengan baik," timpal Anggota DPRD Provinsi tiga periode ini.

Menurut legislator dapil Kota Pontianak ini, dengan adanya pansus aset yang ada juga akan terdata dan menghindari adanya penyelewengan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Beby Nailufa Dukung Pemkot Jadikan Jalan Gajahmada Pontianak Kawasan Wisata

"Dengan terbentuknya pansus aset, kita genah, letak aset, jumlah aset terdata dengan benar karena selama ini banyak aset Pemprov lepas ke tangan orang luar, nilai penjualannya tidak sesuai dengan pasaran, ini yang sangat merugikan pemerintah," sesalnya.

"Saya berharap pansus aset bisa membuka lembaran baru untuk pemerintah daerah Kalbar agar penilaian dari BPK clear terkait dengan aset, karena yang tersangkut masalah WTP adalah aset," jelas Bang Zul.

Lebih lanjut, ia pun mengaku mendapatkan indikasi adanya aset pemprov yang berpindah tangan dengan cara tidak benar.

"Saya banyak sekali menemukan aset itu sudah pindah tangan, dengan adanya pansus tentu untuk menyelamatkan aset pemprov dan aset yang lepas dengan cara tidak benar bisa kita data, agar penegakan hukum berjalan sesuai mekanisme yang ada," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved