Virus Corona Masuk Kalbar

Masa Berlaku Surat Keterangan Bebas Covid-19 untuk Bepergian Diperpanjang, Ini Kata Kadinkes Kalbar

Namun harus melampirkan surat atau dokumen perjalanan di antaranya surat keterangan hasil rapid test.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi_ Masa berlaku surat keterangan pemeriksaan bebas Covid-19 diperpanjang menjadi 14 hari. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa Surat Keterangan Pemeriksaan bebas Covid-19 baik dengan pemeriksaan PCR maupun pemeriksaan Rapid Test untuk keperluan perjalanan melalui penerbangan kini berlaku 14 hari yang sebelumnya hanya berlaku 3 hari saja.

Ia mengatakan bahwa Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk surat rapid test hanya berlaku tiga hari saja dan untuk pemeriksaan PCR berlaku 7 hari saja saat ini telah diperpanjang menjadi 14 hari.

"Saat ini masyarakat bisa melakukan perjalanan melalui penerbangan, namun masih secara terbatas dan harus menyertakan surat perjalanan," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (28/6/2020).

Enam Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sintang Dinyatakan Sembuh, Berikut Riwayatnya

Sikap John Kei Berubah Setelah Keluar dari Nusakambangan, Melan Revra: Perubahan Papa Sangat Dahsyat

Beberapa penerbangan juga sudah dibuka kebeberapa kota di Indonesia.

Namun harus melampirkan surat atau dokumen perjalanan di antaranya surat keterangan hasil rapid test.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat juga telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 9 tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran nomor 7 tahun 2020 tentang Kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman virus Covid-19.

Dikatakannya kriteria dan persyaratan pun berubah dalam masa adaptasi menuju new normal yakni setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

Staf Dinas Kesehatan Sambas Positif Covid-19, dr Fatah : Dia Garda Terdepan Penyembuhan Pasien

INSENTIF Prakerja Cair! Pemerintah Percepat Jadwal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4

Sebelumnya Gubernur Kalbar telah mengeluarkan kebijakan untuk surat keterangan pemeriksaan harus ditanda tangani langsung oleh kepala dinas kesehatan provinsi dan untuk mencegah terjadinya pemalsuan surat.

"Maka dari itu Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar menggunakan sistem QRCode untuk surat tersebut," ucapnya.

Surat Keterangan Pemeriksaan Rapid Test bisa didapatkan dengan cara yang bersangkutan yang akan pergi ke luar Kalbar melalui penerbangan bisa melakukan Rapid Test di Rumah Sakit, Puskesmas atau Klinik baik milik pemerintah maupun swasta di Kalbar.

Setelah melakukan rapid test, surat keterangan hasil rapid test diupload di link milik Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat .

"Kemudian diterbitkan Surat Keterangan Pemeriksaan yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat untuk mencegah terjadinya pemalsuan berkas," pungkasnya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved