Hari Berkabung Daerah 28 Juni, Sutarmidji : Tragedi Mandor Berdarah Hilangkan Dua Generasi Kalbar

Akibat Tragedi Mandor Berdarah, Sutarmidji menyebutkan membuat Kalbar tertinggal dalam segala sisi.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Hari Berkabung Daerah 28 Juni, Sutarmidji : Tragedi Mandor Berdarah Hilangkan Dua Generasi Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalimantan Barat mempunyai sejarah kelam terhadap kekejaman dari penjajahan Jepang saat menduduki Kalbar.

Dua generasi Kalimantan Barat lenyap ditangan tentara Jepang, peristiwa itu terjadi pada 28 Juni 1944 silam.

Peristiwa kekejaman Jepang tersebut dikenal juga dengan Peristiwa Mandor Berdarah.

Pasalnya tokoh-tokoh Kalbar dikumpulkan Jepang di daerah Mandor, akhirnya dihabisi dengan kejam.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan tragedi tersebut.

Memaknai Hari Berkabung Kalbar di Makam Juang Mandor, Sejarawan: Jas Merah

Peristiwa Mandor Berdarah juga sudah di buatkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2007 tentang Peristiwa Mandor pada 28 Juni Sebagai Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat

Sutarmidji menegaskan tragedi pembantaian Jepang terhadap para tokoh semua etnis di Kalbar ini penting disampaikan pada generasi muda.

"Dalam memperingati hari berkabung daerah tahun 2020 ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksi sejarah atau memontum kekejaman Jepang di Kalbar," kata Sutarmidji saat diwawancarai, Sabtu (27/6/2020).

Ia menjelaskan kala itu banyak sekali tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pendidik, tokoh agama, tokoh pemuda yang menjadi keganasan Jepang saat menduduki Kalbar.

Jelang hari Berkabung Daerah, Wali Kota Imbau Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang 28 Juni 2020

"Ini semua harus diungkap dan diperingati supaya generasi muda Kalbar mengetahui tentang peristiwa berdarah yang menghilang dua generasi di Kalbar," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Syahroni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved