Bupati Muda Pantau Pelayanan Sub Penyalur BBM di Kubu Raya

Dia menyebut keberadaan sub penyalur adalah suatu kebutuhan. Karena itu ke depan akan dikembangkan di seluruh wilayah yang membutuhkan.

Tayang:
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/humas Pemkab Kubu Raya
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat peresmian Sub Penyalur BBM CV Anugerah JP di Desa Kubu, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (25/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memastikan, akan memantau kualitas pelayanan sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) demi menjaga kepercayaan dari Badan Pengawas Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) selaku pihak yang menetapkan dan mengalokasikan kuota BBM untuk 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

Dirinya pun bersyukur dengan beroperasinya Sub Penyalur BBM CV Anugerah JP di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, menambah ketersediaan sub penyalur khususnya di Kabupaten Kubu Raya.

Sehingga sub penyalur inipun merupakan yang keempat di Kabupaten Kubu Raya, setelah sub penyalur Desa Batu Ampar dan Desa Padang Tikar Kecamatan Batu Ampar; dan sub penyalur Desa Tanjung Saleh Kecamatan Sungai Kakap.

DPRD Sanggau Bahas Empat Raperda Usulan Eksekutif

Manfaatkan KIP, UPB Pontianak Kerja Sama Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu dengan Pemkab Mempawah

“Jadi ini luar biasa di mana kita mendapatkan peluang ini.

Kita tinggal mengawal dan memastikan supaya nantinya ke depan terkait program ini selalu mendapatkan kepercayaan dari BPH Migas. Tentu bagi masyarakat ini sangat membantu sekali,” ujar Muda, pada Sabtu (27/6)

Muda mengapresiasi, BPH Migas yang disebutnya piawai membuat regulasi yang sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.

Khususnya dalam konteks kehidupan masyarakat di Kubu Raya yang merupakan hinterland atau daerah penyangga ibu kota provinsi sekaligus daerah pesisir.

“Betul-betul kita memahami bagaimana supaya bisa melayani masyarakat dan ini tentu dampaknya adalah peningkatan dari kehidupan masyarakat.

Sub penyalur BBM ini membuat akses yang adil dan ada kepastian,” katanya.

Dia menyebut keberadaan sub penyalur adalah suatu kebutuhan.

Karena itu ke depan akan dikembangkan di seluruh wilayah yang membutuhkan.

Bupati itu juga mengatakan, Pemerintah kabupaten melalui dinas terkait akan mengawal upaya pengembangan tersebut. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah BBM dapat disalurkan tepat sasaran.

“Yang penting bagaimana bisa mengelola dengan manajemen yang profesional ke depannya. Tata kelolanya memang butuh fokus kita bersama,” ucapnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved