BMKG Prediksi Puncak Curah Hujan Wilayah Kalbar akan Menurun

Dengan demikian, hal tersebut bisa memicu timbulnya banjir didasarkan beberapa faktor dari geografis wilayah.

BMKG.go.id
Logo BMKG 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio memprakirakan curah hujan di beberapa titik daerah di Kalbar mengalami perubahan yang berbeda-beda.

Seperti diungkapkan Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak, Sutikno analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian II (tanggal 11-20) Juni 2020 berkisar antara 21-300 mm/dasarian yang didominasi hujan kategori Menengah.

Sifat hujan pada dasarian II 2020 bervariasi mulai kategori normal hingga atas normal.

Dengan demikian, hal tersebut bisa memicu timbulnya banjir didasarkan beberapa faktor dari geografis wilayah.

BREAKING NEWS - Penemuan Mayat di Jalan Johar Pontianak Kalbar Dalam Kondisi Memprihatinkan

Lanjutnya, secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian III (tanggal 21-30) Juni 2020 diprakirakan berkisar antara 90-110 mm/dasarian dengan kategori menengah.

"Jadi sebenarnya tidak merata hujan ini di wilayah Kalbar, cuma dibeberapa titik memang benar terlihat, seperti Kapuas Hulu, wilayah yang sering terjadi genangan dan banjir namun itu juga disebabkan oleh faktor wilayahnya," ujarnya.

Faktor yang menyebabkan beberapa daerah mengalami banjir juga diakibatkan karena cekungan wilayah yang tidak merata.

"Di Kalbar banyak bukit-bukit, sehingga terciptalah cekungan yang mana daerah tersebut terjadi di beberapa wilayah," tambahnya.

Faktor lain yang menyebabkan curah hujan tinggi dikatakannya karena intensitas hujan yang diakibatkan dari arah angin.

Dikatakannya pula, mulai dari tanggal 26 sampai 30 Juni ini potensi hujan akan lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved