Breaking News:

Perintah Megawati Respons Bendera PDIP Dibakar, Sesuai Makna Mata Merah di Lambang PDI Perjuangan?

Lambang PDI Perjuangan, Moncong putih melambangkan dapat dipercaya dan berkomitmen dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Dokumen PDI-P
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan surat perintah harian kepada semua kader PDI-P di seluruh Indonesia, Kamis (25/6/2020).

Surat perintah ini untuk merespons peristiwa pembakaran bendera partainya dalam aksi unjuk rasa penolakan atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2020) lalu.

Megawati menegaskan, partainya tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah Bangsa Indonesia.

PDI Perjuangan, kata dia, menempatkan diri sebagai suluh perjuangan bangsa.

"Sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, saya tegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa. Sebab, kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa," kata Megawati dalam surat perintah harian tersebut.

Adian Napitupulu Tuding Erick Thohir Tak Konsisten dan Politis Dalam Pengangkatan Komisaris BUMN

Megawati menekankan, partainya akan menempuh jalur hukum atas pembakaran bendera partai ini.

"Meskipun demikian, dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi partai untuk rakyat, bangsa, dan negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar dia.

Berikut Isi Lengkap Surat Perintah Megawati Soekarnoputri:

Merdeka !!!

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah Partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada tanggal 4 Juli 1927.

Halaman
1234
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved