Erry Iriansyah Bagikan Ratusan Paket Sembako Saat Reses

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalbar ini setidaknya menyiapkan 800 paket sembako yang disebar di sejumlah desa.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Provinsi Kalbar Fraksi Partai Golkar, Erry Iriansyah saat membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat ketika melaksanakan reses, Kamis (25/06/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Provinsi Kalbar Fraksi Partai Golkar, Erry Iriansyah membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat saat melaksanakan reses.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalbar ini setidaknya menyiapkan 800 paket sembako yang disebar di sejumlah desa.

Seperti Desa Puguk, Desa Sungai Asam, Desa Durian, Desa Madani, Desa Simpang Kanan dan beberapa titik lainnya di Kabupaten Kubu Raya, Kamis (25/06/2020).

Melalui jalan yang masih belum begitu baik dan berbahan dasar tanah kuning, Anggota Komisi IV ini mesti turun naik mobil ke motor guna dapat mencapai desa yang menjadi tujuan.

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Sanggau Kembali Gelar Donor Darah di Polres Sanggau

"Kegiatan reses ini dalam kondisi new normal tentu kita dengan cara berbeda, kita berharap masyarakat yang hadir benar-benar menerima langsung manfaat dari reses ini."

"Reses ini saya lakukan sekaligus melakukan pembagian paket sembako sebanyak 800 paket dan masker dibeberapa titik di Kubu Raya," katanya.

Saat melakukan reses, legislator dapil Kubu Raya-Mempawah ini pun memastikan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar Fraksi Partai Golkar, Erry Iriansyah saat membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat ketika melaksanakan reses, Kamis (25/06/2020).
Anggota DPRD Provinsi Kalbar Fraksi Partai Golkar, Erry Iriansyah saat membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat ketika melaksanakan reses, Kamis (25/06/2020). (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

"Saya menyerap aspirasi masyarakat yang langsung menjadi pokok persoalan yang berhubungan dengan kemajuan ekonomi masyarakat."

"Contoh, jalan yang rusak menghambat proses transaksi jual beli ekonomi masyarakat yang akhirnya hasil pertanian menjadi murah karena infrastruktur yang belum memadai," paparnya.

Lebih lanjut, ia pun memastikan jika aspirasi yang masuk tentu akan ditampung dan akan didorong saat pembahasan di DPRD. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved