Adian Napitupulu: Deklarasi Erick Thohir Capres, Diangkat Komisaris BUMN, Stafsus Sebut Pembusukan

Meskipun tak menyebut secara langsung nama Adian Napitupulu, Arya menantang yang mengulirkan informasi tersebut untuk membuktikan.

Tribunnews.com/M Zulfikar
Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu mempersoalkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir soal pengangkatan komisaris di perusahaan pelat merah.

Satu diantara yang dipermasalahkan oleh Adian Napitupulu, yakni ada relawan yang mendeklarasikan Erick Thohir untuk menjadi calon presiden (Capres) lalu diangkat sebagai komisaris di BUMN.

Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga langsung tegas membantah hal tersebut.

Meskipun tak menyebut secara langsung nama Adian Napitupulu, Arya menantang yang mengulirkan informasi tersebut untuk membuktikan.

Diperintah Jokowi Bikin Keok Mafia Obat dan Alkes Impor, Erick Thohir Sudah Siapkan Cara Jitu

Jokowi Perintahkan Erick Thohir Berantas Mafia yang Buat Indonesia Bergantung Obat dan Alkes Impor

Adian sebelumnya memang tak menyebutkan identitas relawan yang mendeklarasikan Erick Thohir menjadi Capres lalu diangkat sebagai komisaris di BUMN mana.

Namun, Adian hanya menyebutkan bahwa yang pasti orang yang dimaksud tersebut berasal dari golongan milenial.

“Ada satu lagi yang sedang diidentifikasi, milenial ini pernah deklarasi Erick Thohir for president. Kemudian, beberapa hari kemudian dia diangkat jadi komisaris,” ujar Adian dilansir Kompas.com saat menghadiri forum Satu Meja di Kompas TV, pada Rabu (24/6/2020) malam.

Adian lalu mempertanyakan alat ukur yang digunakan untuk mengangkat seseorang menjadi komisaris BUMN. “Apa iya, alat ukurnya deklarasi presiden baru diangkat jadi komisaris?”, lanjut Adian.

Selain itu, Adian pun mengungkapkan, ada orang yang bukan berasal dari partai koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapatkan posisi komisaris di salah satu BUMN.

Bahkan, Adian secara spesifik menyebut dimana posisi orang tersebut ditempatkan.

Halaman
123
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved