Sektor Telekomunikasi Terdongkrak Covid-19, XL Axiata Berikan Jawabannya

hanya terjadi di minggu-minggu awal bekerja, belajar dan beribadah dari rumah. Karena patut diingat bahwa sektor telekomunikasi tidak kebal dampak

TRIBUN PONTIANAK/MIRNA
Promotion Kalimantan XL Axiata, Danu (dua kiri) dan Teritory Sales Manager Tan joko Budiyanto (dua kanan) berbincang di acara Podcast XL AXiata bersama Tribun Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sektor telekomunikasi disebut-sebut sebagai satu di antara usaha yang diuntungkan pada masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, selama pandemi aktivitas perkantoran dan pendidikan dilakukan dari rumah secara virtual. Dipastikan ada kenaikan kebutuhan akan jaringan internet.

Menjawab ini, Promotion Kalimantan XL Axiata, Danu, menjelaskan bahwa sektor telekomunikasi merupakan salah satu sektor yang dipandang banyak pihak relatif diuntungkan dalam situasi merebaknya Pandemi Covid-19 saat ini.

Keran Ekspor Benih Lobster Dibuka, Menteri KKP Edhy Prabowo Sebut untuk Membantu Nelayan Kecil

Banggar DPRD Sanggau Bahas Perubahan Anggaran Penanganan Covid-19

John Kei Preman Sadis Berbintang Virgo Pernah Mendaftar Tentara, Membohongi Ibu dan Mengaku Tobat

“Namun demikian hal tersebut hanya terjadi di minggu-minggu awal bekerja, belajar dan beribadah dari rumah. Karena patut diingat bahwa sektor telekomunikasi tidak kebal dari dampak yang ditimbulkan dari adanya pandemi ini,” ujarnya saat berbincang di acara Podcast XL Axiata bersama Tribun Pontianak, Selasa (23/6/2020).

Merebaknya Pandemi Covid-19, yang direspons pemerintah dengan kebijakan untuk menerapkan aktifitas bekerja, belajar dan beribadah dari rumah bagi masyarakat memang mendorong adanya peningkatan penggunaan/pemanfaatan teknologi termasuk layanan-layanan seluler khususnya layanan data.

“Secara keseluruhan selama Pandemi terutama periode waktu diberlakukanya kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah (SFH) termasuk periode bulan puasa, untuk trafik layanan seluler terjadi peningkatan trafik sekitar 18% dari kondisi normal, sedangkan untuk layanan XL Home peningkatan trafik sekitar 20% dari kondisi normal,” bebernya.

Dia membeberkan data saat ini layanan yang banyak digunakan masyarakat bisa terlihat dari proporsi trafik layanan yang digunakan.

Masing-masing untuk streaming yang mencapai 66% (Video, game, movie, music), Instant messaging 16%, media sosial 11,5%, dan lain-lain sekitar 6,5%.

“Namun demikian, karena situasi pandemi yang cukup panjang sehingga saat ini semakin terasa daya beli masyarakat juga terlihat menurun, hal ini tentu juga memberikan dampak terhadap kami, yang terlihat dari mulai melandainya trafik layanan data di masyarakat,” sampainya.

Kenaikan trafik pengguna internet ini diselaraskan XL Axiata dengan melakukan persiapan jaringan.

Dia membenarkan selama masa pandemi Covid-19, sejalan dengan banyaknya aktifitas bekerja, belajar dan beribadah dari rumah, memang terjadi perubahan pola penggunaan layanan telekomunikasi.

Dalam kondisi pandemi ini peningkaan trafik dan penggunaan layanan terutama pada pagi dan siang hari banyak terjadi di area-area perumahan/residential.

Dalam kondisi normal biasanya konsentrasi peningkatan trafik layanan banyak terjadi di sentra-sentra bisnis dan perkantoran. Saat ini berubah semuanya.

“Hal ini tentu menjadi tantangan bagi kami. Kenyamanan masyarakat dan pelanggan tentu tetap menjadi prioritas utama kami, sehingga dari sisi kesiapan jaringan juga terus kami lakukan. Yakni dengan monitoring terhadap performa dan kualitas jaringan tentu terus menerus dilakukan XL Axiata selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi lonjakan trafik,” jelasnya.

Jalankan Program Polri, Polsek Pengkadan Salurkan Bantuan

Pencairan Gaji 13 ASN Terhambat Fokus Pemerintah Tangani Covid-19, Ini Penjelasan Terbaru Kemenkeu 

Meski Harga Daging Ayam Naik, Peternak Akui Belum Tutupi Kerugian Saat Pandemi

Upaya preventive berupa pengecekan secara langsung di setiap lokasi BTS juga rutin dilakukan tim XL Axiata bersama partner untuk mendeteksi dan mengetahui kemungkinan potensi gangguan di lapangan, misal kondisi perangkat, battery, genset dan sebagainya sehingga langkah antisipasi juga bisa segera dilakukan sejak awal untuk memastikan kondisi jaringan tetap prima (penggantian perangkat dan sebagainya).

Dia menambahkan untuk diketahui sejak awal merebaknya virus Covid-19 ini, kemudian diumumkan secara resmi oleh pemerintah awal Maret lalu, XL Axiata sudah menerapkan berbagai upaya antisipasi atau protokol pencegahan penyebaran dan penularan wabah ini.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved